BANGKAPOS.COM, BANGKA — Cukup merogoh kocek Rp5.000-Rp20.000, para wisatawan sudah bisa menikmati keindahan pantai-pantai di wilayah timur Kabupaten Bangka.
Harga tiket masuk yang terjangkau dan murah dianggap jadi salah satu alasan wisata pantai di wilayah timur Kabupaten Bangka jadi primadona.
Seperti yang diungkapkan oleh Via, warga Dealova Kota Pangkalpinang yang datang ke Pantai Batu Tunggal, Sungailiat, Kabupaten Bangka sore ini, Rabu (25/3/2026).
Dia datang bersama teman-teman dekatnya untuk sekedar bersantai ria dan berfoto dengan background keindahan alam hamparan pasir putih dan laut yang biru.
“Pakai motor tadi sama kawan-kawan. Enak lah di sini, murah juga kan, satu motor masuknya cuma Rp5.000. Mobil kalau enggak salah Rp20.000, murah lah itungannya,” ucap Via.
Meski sudah berulang kali mengunjungi pantai tersebut, dirinya mengaku tak bosan lantaran menurut dia air pantainya masih jernih dan banyak susunan batu-batu besar yang menambah estetika ketika berfoto.
“Sambil foto-foto aja ke sini, bawa makanan, snack-snack gitu,” jelasnya.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangka, Agung Ferianda mengatakan tingginya geliat kunjungan wisata ke pantai di kawasan timur Kabupaten Bangka salah satunya dikarenakan harganya yang terjangkau.
“Terus kalau kita lihat juga keinginan masyarakat berwisata itu cukup tinggi, sudah jadi kebutuhan,” ungkap Agung.
Selain itu, kawasan pantai-pantai tersebut juga mempunyai aksesibilitas yang bagus dan cocok untuk wisatawan dalam jumlah besar atau masal sehingga menjadi salah satu favorit pilihan berwisata.
“Selain itu, sepertinya kita juga melihat bahwa ekonomi sudah mulai berangsur-angsur tumbuh meski masih dalam tahap meningkat sedikit dari tahun kemarin,” jelasnya.
Dirinya bersyukur dengan tingginya tingkat kunjungan wisata ini dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat seperti para pelaku UMKM, pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) dan lain-lain.
“Pengelola aksesibilitas seperti pengusaha sewa mobil kendaran dan segala macamnya juga bisa meningkat dari adanya kunjungan wisata itu,” imbuhnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)