Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Memasuki H+4 Idul Fitri 1447 Hijriah, arus balik di jalur Jalur Lintas Barat (Jalinbar) wilayah Pringsewu masih terpantau padat, terutama pada siang hingga malam hari.
Kepadatan didominasi kendaraan roda empat dari arah Tanggamus menuju Bandar Lampung.
Mayoritas kendaraan merupakan pemudik yang mulai kembali ke perantauan setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Pantauan di lapangan juga menunjukkan kendaraan berpelat luar daerah seperti B, A, serta sejumlah wilayah Pulau Jawa masih mendominasi arus lalu lintas.
Kondisi ini sejalan dengan tren arus balik yang memang mengalami peningkatan volume kendaraan.
Bahkan di sejumlah titik terpantau padat merayap dengan antrean cukup panjang menuju arah Bandar Lampung.
Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu I Kadek Gunawan menjelaskan, peningkatan mobilitas kendaraan mulai terjadi sejak pukul 10.00 WIB hingga malam hari sekitar pukul 22.00 WIB.
“Puncak kepadatan biasanya terjadi pada pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Titik rawan ketersendatan berada di sepanjang Jalan Ahmad Yani, seperti di kawasan Bakso Wahyu, Mall Candra, Nada Busana hingga simpang Tugu Gajah,” ujar Kadek, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, tersendatnya arus lalu lintas dipicu tingginya aktivitas kendaraan yang keluar-masuk pusat perbelanjaan dan lokasi wisata kuliner, sehingga memperlambat laju kendaraan di jalur utama.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polres Pringsewu telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari pemasangan barrier pembatas jalan, penempatan personel di titik rawan, hingga pembentukan tim urai dan penerapan rekayasa lalu lintas menggunakan jalur alternatif.
“Langkah ini cukup efektif dalam mengurai kepadatan saat volume kendaraan meningkat,” tambahnya.
Secara umum, hingga H+4 Lebaran arus lalu lintas di wilayah Pringsewu masih terpantau bergerak, meskipun kerap terjadi perlambatan di sejumlah titik.
Pihak kepolisian pun mengimbau para pengendara untuk tetap tertib berlalu lintas dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Selain itu, pengendara diminta tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi lelah atau mengantuk guna menghindari kecelakaan.
Jika mengalami kendala selama perjalanan, masyarakat juga diminta segera menghubungi layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
“Seluruh upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman dan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah,” tutupnya.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)
Caption Picture : Memasuki H+4 Idul Fitri 1447 Hijriah, arus balik di jalur Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinbar) wilayah Kabupaten Pringsewu masih terpantau padat, terutama pada siang hingga malam hari. Polres Pringsewu.