TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Hari pertama masuk kerja usai Lebaran dimanfaatkan Pemkab Klaten untuk menggelar halalbihalal yang dihadiri sekitar 1.600 undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, Rabu (25/3/2026).
Gedung Grha Bung Karno (GBK) Klaten dipadati hingga ribuan tamu yang datang silih berganti.
Mereka antre panjang untuk bersalaman dengan kepala daerah dan jajaran pejabat didampingi pasangan masing-masing.
Beberapa tamu terlihat mengenakan pakaian dinas, sementara lainnya memakai batik dan busana muslim bernuansa Lebaran. Interaksi berlangsung hangat, diselingi senyum dan sapaan singkat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten Nurcholis Arif Budiman, menyebut kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan.
“Iya, kami gelar pada hari pertama masuk usai libur lebaran," jelas Nurcholis.
Jumlah peserta yang hadir cukup besar dan melibatkan berbagai elemen.
“Kami tahun 2026 Pemkab Klaten, menghadirkan 1600 undangan," imbuhnya.
"Baik itu Forkompinda, OPD, Camat, Kepala Desa, kemudian juga Ormas, baik itu NU, Muhammadiyah, LDII, MTA, juga pondok pesantren, juga dari ASN-ASN-nya di kecamatan maupun di Pemda," lanjutnya.
Menurutnya, halalbihalal menjadi ruang membangun komunikasi yang lebih cair.
Baca juga: Ucapan Lebaran Bupati Hamenang, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Toleransi
“Diharapkan kita bisa bersinergi, (menjalin) kebersamaan untuk membangun Kabupaten Klaten.”
Pernyataan itu kemudian dipertegas dengan tujuan memperkuat relasi kerja.
“Harapan lain, terjadi komunikasi dan silaturahim lebih erat lagi, sehingga pembangunan lebih bagus," imbunya.
Dalam dokumen undangan resmi, kegiatan ini dibagi dalam dua termin dengan peserta mulai dari pejabat tinggi hingga kepala desa dan tokoh masyarakat.
Momentum ini sekaligus menjadi titik awal koordinasi pascalibur panjang, dengan harapan kinerja pemerintahan kembali optimal. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)