Arus Balik Mulai Padat, Pemudik Asal Lampung Ini Ungkap Pengalaman Tak Terduga di Bakauheni
Ahmad Haris March 25, 2026 09:01 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Arus balik Lebaran mulai menunjukkan peningkatan di Pelabuhan Merak, Banten. Sejumlah pemudik dari Sumatera menuju Pulau Jawa mulai memadati jalur penyeberangan.

Meski demikian, kondisi perjalanan dilaporkan relatif lancar, meski sempat terjadi antrean di titik keberangkatan.

Salah satu pemudik, Boy, yang melakukan perjalanan dari Bandar Lampung menuju Cibubur, mengungkapkan bahwa perjalanannya secara umum berjalan lancar. 

Baca juga: Arus Balik Membludak: 91.657 Penumpang dan 25.332 Kendaraan Tinggalkan Sumatera ke Jawa

Namun, ia mengaku sempat mengalami hambatan saat berada di Pelabuhan Bakauheni.

"Perjalanan cukup lancar, tapi sempat tersendat di Bakauheni hampir satu setengah jam, kemungkinan karena menunggu kapal," ujar Boy saat ditemui di Pelabuhan Merak, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, antrean kendaraan di pelabuhan masih dalam batas wajar dan tidak sampai menimbulkan kepadatan ekstrem. Proses masuk ke dalam kapal pun berjalan tertib.

Ia juga menambahkan, bahwa kondisi di dalam kapal cukup nyaman dan tidak terjadi penumpukan penumpang.

"Di dalam kapal aman, tidak desak-desakan. Masih cukup tertib," tambahnya.

Pantauan di Pelabuhan Merak menunjukkan peningkatan volume kendaraan pribadi dan bus antar kota yang datang dari arah Sumatera.

Petugas pelabuhan bersama aparat terkait tampak mengatur arus kendaraan guna menghindari penumpukan di area dermaga.

Pihak berwenang mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran arus balik. 

Selain itu, pemudik juga diminta untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan pada jam-jam tertentu.

Dengan mulai meningkatnya arus balik, kelancaran distribusi kapal dan pengaturan kendaraan menjadi kunci utama untuk menjaga situasi tetap kondusif di jalur penyeberangan Bakauheni - Merak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.