SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, mengumpulkan Bupati dan Wali Kota se-Jatim dalam agenda diskusi dampak perang Timur Tengah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3/2026).
Diskusi strategis ini menghadirkan panelis dari Kemenko Perekonomian, Bank Indonesia, hingga akademisi Universitas Airlangga guna memetakan risiko ekonomi bagi Jawa Timur.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengungkapkan bahwa ketegangan antara Amerika Serikat-Israel dan Iran mulai memberikan tekanan nyata pada jalur logistik dan harga bahan baku.
Emil menegaskan, bahwa pemerintah daerah harus aktif mengantisipasi pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan gejolak harga energi dan pangan.
"Para bupati dan wali kota harus bersiap. Jika ada tindakan menimbun atau memanfaatkan gejolak BBM, TPID harus lebih gercep (gerak cepat) melakukan deteksi," tegas Emil.
Meski dunia dihantui ketidakpastian, simulasi Bappenas menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi Jawa Timur relatif lebih kuat dibandingkan daerah lain di Indonesia.
Emil juga memaparkan, bahwa tahun lalu Jatim berhasil mencatatkan surplus perdagangan internasional yang jarang terjadi sebelumnya.
"Ekspor kita tumbuh 16 persen lebih, sementara impor turun 2,75 persen. Ini modal kuat kita, tapi tidak boleh membuat kita lengah terhadap perlambatan perdagangan global," tambahnya.
Konflik Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran sebagai salah satu produsen minyak utama dunia, secara langsung memicu kenaikan harga minyak mentah global. Sebagai dampaknya:
Saat ini, Pemerintah Pusat masih berupaya menahan gejolak harga BBM melalui skema subsidi dan pembatasan penggunaan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), karena stok bahan pokok di Jawa Timur dipastikan aman oleh pemerintah daerah.
Selain itu, pelaku UMKM disarankan mulai mencari alternatif bahan baku lokal, untuk meminimalisir ketergantungan pada komponen impor yang terdampak fluktuasi nilai tukar dolar dan harga minyak dunia.