TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Juventus santer dikabarkan membidik pemain buangan Manchester United, Jadon Sancho. Borussia Dortmund menjadi pesaing.
Seperti yang diketahui, Jadon Sancho saat ini sedang dipinjamkan Manchester United ke Aston Villa.
Kontrak Jadon Sancho dengan Manchester United bakal berakhir pada Juni 2026.
Sementara bersama The Villans, pemain Inggris itu telah menunjukkan performa yang baik.
Baca juga: Masa Depan Antonio Rudiger Bersama Real Madrid Belum Pasti, Juventus Coba Curi Kesempatan
Baca juga: Pelatih Juventus Ingin Reuni dengan 1 Pemain Musim Depan, Turut Minta Gaet 2 Nama
Hal ini kemungkinan akan menarik minat lebih lanjut menjelang jendela transfer musim panas.
Kebangkitan performanya telah memperkuat posisinya di pasar, memastikan bahwa ia tidak akan kekurangan peminat ketika musim berakhir.
Sementara itu, Juventus diketahui telah lama membidik Jadon Sancho.
Bianconeri telah berupaya untuk mengamankan tanda tangan winger buangan Manchester United itu selama beberapa musim terakhir.
Dan pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang, Juventus punya kesempatan untuk merekrut Jadon Sancho.
Kubu Juventu tetap ingin memperkuat opsi serangan mereka dan memandang Sancho sebagai pemain yang mampu menambah kreativitas dan kualitas pada skuad mereka.
Namun, mereka tidak sendirian dalam pengejaran ini.
Raksasa Jerman, Borussia Dortmund saat ini memegang minat terkuat pada pemain tersebut.
Adapun Borussia Dortmund ingin membawa Sancho kembali ke lingkungan yang familiar di mana ia sebelumnya berkembang.
Perkembangan ini menambah lapisan persaingan lebih lanjut bagi Juventus saat mereka mempertimbangkan pendekatan mereka.
Menurut Calciomercato, Juventus sangat ingin merekrut Sancho sebagai pemain bebas transfer di akhir musim.
Langkah tersebut akan menjadi peluang berharga dari perspektif biaya transfer, namun komplikasi finansial tetap menjadi kendala yang signifikan.
Gaji Jadon Sancho saat ini dipahami sebagai masalah utama bagi Juventus.
Kesepakatan apa pun kemungkinan akan mengharuskan pemain untuk menerima pengurangan gaji yang substansial, suatu kondisi yang mungkin sulit dinegosiasikan mengingat tingkat minat dari tim lain.
Dengan beberapa klub yang memantau situasinya, Juventus mungkin akan kesulitan meyakinkannya untuk menurunkan ekspektasi gajinya.
Meskipun demikian, ini tetap menjadi satu-satunya jalan realistis bagi Juventus untuk mendapatkan tanda tangannya dengan status bebas transfer, sehingga beberapa bulan mendatang sangat penting dalam menentukan tujuan selanjutnya.
(TribunJatimTimur.com)