TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung- Keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Bandar Lampung menggelar halalbihalal di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf, Kamis (16/3/2026).
Momen silaturahmi Civitas Akademika Universitas Teknokrat Indonesia itu dihadiri langsung Rektor UTI Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., Pembina Yayasan Ibu Hj. Hernaini, S.S., M.Pd., jajaran pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan.
Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Ak., menyampaikan pesan penting terkait makna kepemimpinan di lingkungan kampus.
Ia menegaskan bahwa seluruh civitas akademika Teknokrat sejatinya adalah pemimpin yang memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan.
“Kepemimpinan harus kita tanamkan dalam hati dan diri kita. Teknokrat telah menjadi sang juara di level ASEAN hingga internasional, maka setiap langkah kita kini menjadi contoh bagi dunia luar,” ujar Dewi.
Menurutnya, mempertahankan reputasi global bukan hal mudah.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen kampus untuk selalu berhati-hati dalam bertindak dengan menyeimbangkan antara akal (rasio) dan hati (kasih sayang).
“Kita harus melatih diri untuk terus belajar sekaligus menumbuhkan kasih sayang. Manajemen menjadi teladan bagi dosen, dosen menjadi uswah bagi mahasiswa, dan tenaga kependidikan menjadi contoh bagi juniornya,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga standar kebaikan yang telah dibangun oleh para pendiri, yakni Dr. HM Nasrullah Yusuf dan Hj. Hernaini, agar terus berlanjut secara konsisten.
Lebih lanjut, Dewi mengaitkan pesan tersebut dengan konteks global, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh melalui tata kelola yang berintegritas.
Selain itu, semangat pengembangan diri pasca-Ramadan dinilai mendukung Goal 4 tentang pendidikan berkualitas, di mana karakter kepemimpinan menjadi kunci utama.
Dewi juga menegaskan bahwa meskipun visi tertulis dalam akreditasi dapat berubah mengikuti perkembangan zaman, visi sejati Teknokrat adalah “Hadir Sepanjang Masa”.
Ia pun mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menyebarkan energi positif kepada masyarakat.
“Mari kita pelihara hidayah dan pribadi baru yang kita dapatkan selama Ramadan. Mari bekerja sama dengan rasa kasih sayang untuk menjadikan Teknokrat selalu yang terbaik dan memberi dampak bagi dunia,” tuturnya.
Acara ditutup dengan saling bermaafan antara pihak yayasan dan seluruh peserta, sekaligus menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas kampus dengan semangat baru pasca-Idulfitri. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)