VIRAL Tautan Pendaftaran CPNS IKN 2026 di TikTok, Komdigi Pastikan Hoaks
Nurul Hayati March 26, 2026 12:20 PM

SERAMBINEWS.COM – Beredar luas di media sosial, khususnya TikTok, sebuah unggahan yang mengklaim adanya tautan pendaftaran rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk penempatan di Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun 2026.

Unggahan tersebut bahkan menyertakan link pendaftaran yang diklaim sebagai akses resmi bagi masyarakat yang ingin mengikuti seleksi CPNS IKN.

Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.

Mengutip keterangan resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), klaim adanya pembukaan pendaftaran CPNS IKN tahun 2026 hingga saat ini belum memiliki dasar resmi dari pemerintah.

Berdasarkan penelusuran dari situs pemeriksa fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan informasi valid terkait pembukaan rekrutmen CPNS untuk IKN pada tahun tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) juga menegaskan bahwa jadwal pendaftaran CPNS 2026 masih belum ditetapkan.

Baca juga: Rekrutmen CPNS 2026 Belum Dibuka dalam Waktu Dekat, Pemerintah Masih Tahan Keputusan, Ini Alasannya

Hal ini dikarenakan pemerintah masih melakukan penghitungan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai kementerian dan lembaga.

Selain itu, keputusan terkait pembukaan rekrutmen CPNS juga masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, tautan yang beredar dalam unggahan tersebut justru mengarah ke situs tidak resmi yang berpotensi membahayakan.

Pasalnya, pengguna diminta mengisi sejumlah data pribadi seperti nama lengkap, asal provinsi, hingga nomor Telegram.

Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap tautan semacam ini karena berpotensi menjadi modus penipuan atau pencurian data pribadi (phishing).

Komdigi mengimbau masyarakat agar selalu memastikan informasi rekrutmen CPNS hanya melalui kanal resmi pemerintah, seperti situs kementerian terkait atau portal resmi SSCASN.

Baca juga: Ada Peluang CPNS 2026 Dibuka, Pemerintah Siapkan Pengganti PNS Pensiun,Fresh Graduate Jadi Perhatian

Jika menemukan informasi mencurigakan, masyarakat juga diharapkan tidak langsung mempercayai atau menyebarkannya sebelum melakukan verifikasi kebenaran.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa informasi mengenai pendaftaran CPNS IKN tahun 2026 yang beredar di TikTok adalah hoaks dan tidak dapat dipertanggu.

Rekrutmen CPNS 2026 Belum Dibuka dalam Waktu Dekat, Pemerintah Masih Tahan Keputusan, Ini Alasannya

Pemerintah masih menahan pengumuman rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2026 meskipun perencanaan kebutuhan pegawai telah dirumuskan. 

Keputusan ini diambil sambil menunggu penetapan sektor prioritas yang dinilai paling mendesak untuk dipenuhi.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa secara umum hampir seluruh kementerian telah menyampaikan kebutuhan pegawai masing-masing. 

Namun, hingga kini pemerintah belum dapat mengumumkan jumlah formasi secara rinci.

Sehingga pemerintah masih menahan keputusan terkait rekrutmen ASN 2026.  

“Sudah kita finalkan, kita rumuskan. Secara umum hampir semua menteri sudah menyampaikan kebutuhannya,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3/2026), dikutip dari Kompas.com.

Utamakan Sektor Prioritas

Meski perencanaan telah disiapkan, pemerintah belum dapat merinci jumlah formasi karena pembahasan saat ini difokuskan pada penyusunan prioritas kebutuhan.

Prasetyo menjelaskan, keputusan tersebut diambil supaya penerimaan ASN benar-benar menjawab kebutuhan paling mendesak. 

“Kami belum bisa menyampaikan angka secara detail karena masih melihat prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi,” ujarnya. 

Hitung Kemampuan Fiskal Negara

Di sisi lain, pemerintah juga memperhitungkan kemampuan fiskal negara untuk memastikan jumlah rekrutmen.

Langkah ini diambil agar kebijakan penambahan ASN tetap selaras dengan kondisi keuangan negara. 

Prasetyo menambahkan, proses pemetaan kebutuhan pegawai masih terus berlangsung.  

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) telah meminta kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan ASN.

Pemerintah pusat juga mengevaluasi jumlah dan sebaran ASN yang ada untuk mengetahui kekurangan pegawai secara lebih akurat. 

“Ini sedang dicari titik temunya, terutama kalau berbicara soal jumlah,” pungkas Prasetyo.

Hoaks CPNS 2026 Dibuka Bulan Juli

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh mengonfirmasi bahwa unggahan jadwal pendaftaran CPNS 2026 dibuka pada Juli 2026 yang beredar di media sosial tidak benar. 

Dia memastikan, sampai dengan saat ini pihaknya belum menetapkan jadwal pelaksanaan CPNS 2026. 

"Belum ditetapkan jadwalnya," kata dia, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (9/3/2026). 

Sinyal pembukaan pendaftaran CPNS 2026 ini muncul setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini mengatakan bahwa tahun ini sebanyak 160.000 aparatur sipil negeri (ASN) akan purnatugas alias pensiun. 

Untuk mengisi kekosongan itu, pemerintah berpotensi membuka pendaftaran CPNS meski hingga saat ini belum ada pengumuman resmi. 

"Kami kan sudah menyediakan sekitar 160.000 pensiun yang memang harus diisi. 

Mudah-mudahan, mudah-mudahan (di 2026 ada tes CPNS)," kata Rini, dikutip dari Kompas.com (24/2/2026). 

Rini sendiri mengaku belum mengetahui secara pasti kapan proses seleksi CPNS 2026 dibuka. 

Pasalnya, seleksi CPNS biasanya membutuhkan waktu yang panjang karena harus elalui sejumlah tahapan perhitungan anggarannya. 

Informasi terakhir, Kementerian PAN-RB masih belum bisa mengisi seluruh anggaran tersebut. 

Hingga saat ini, pihaknya masih meminta setiap kementerian dan lembaga untuk memetakan kebutuhan formasi dan kompetensi. (Serambinews.com/Firdha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.