Sejumlah ASN Pemkab Ponorogo Torobos Palang dan Berlarian karena Terlambat Apel Usai Libur Lebaran
Dwi Prastika March 26, 2026 12:22 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, mengikuti apel pagi di hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2026, Rabu (25/3/2026).

Menurut pantauan Tribun Jatim Network, tampak sejumlah ASN datang terlambat dan berlarian menuju lapangan apel di halaman Pendopo Agung, Jalan Alun-alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Hal itu dilakukan demi mengejar barisan yang sudah lebih dulu dimulai.

Saat detik-detik penutupan pintu portal utama Pemkab Ponorogo terlihat beberapa ASN terpaksa memarkir kendaraannya di luar pintu utama. 

Lalu menorobos palang pintu yang telah ditutup oleh petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Setelah berhasil menerobos palang pintu yang ditutup, mereka kemudian mengikuti apel.

Ada juga yang nekat mencari jalur tikus untuk mengikuti apel.

Momen inipun mencuri perhatian, mengingat apel perdana pascalibur panjang seharusnya menjadi ajang meneguhkan kembali kedisiplinan pegawai. 

Baca juga: 4 Pegawai Pemkab Bondowoso Alpa di Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran 2026

Mbak-mbak tolong jangan difoto lah,” ungkap salah satu ASN sambil menutupi wajahnya dengan telapak tangan kemudian berlari.

Tanggapan Bunda Lisdyarita

Rupanya, keterlambatan ASN pada hari perdana masuk usai libur Lebaran ini juga menjadi perhatian Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita.

“Terlambat begini memang tidak ada sanksi. Tapi tetap kami tegur. Ini adalah kebiasaan yang tidak boleh dibudi daya,” ungkap Bunda Lisdyarita, sapaan akrab Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita.

Menurutnya walaupun tidak ada sanksi yang diberikan, namun tetap bakal ada teguran yang diberikan kepada abdi negara uang terlambat. 

Baca juga: ASN Pemkab Probolinggo Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

“ASN (Aparatur Sipil Negara) itu harusnya menjadikan contoh yang baik bagi semuanya,” papar orang nomor satu di Bumi Reog ini kepada Tribun Jatim Network.

Namun, Bunda Lisdyarita mengaku saat ini masih suasana Lebaran. Setelah ditegur tentu akan dimaafkan.

“Karena masih suasana Lebaran ya kami maafkanlah. Sambil berpesan jangan diulangi lagi,” pungkas Bunda Lisdyarita.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.