Halal Bihalal Bareng ASN, Bupati Minta OPD Mendukung Program Strategis Nasional di Tulungagung
Sri Wahyuni March 26, 2026 02:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah di Pemkab Tulungagung mendukung Program Strategis Nasional (PSN).

Hal ini disampaikan bupati saat apel akbar yang dilanjutkan dengan halal bihalal bersama para aparatur sipil negara (ASN) di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, ada 2 hal yang perlu mendapat perhatian dalam agenda pembangunan 2026, yaitu percepatan infrastruktur khususnya jalan dan kewajiban melaporkan kinerja kepala daerah dan wakilnya  untuk mendukung PSN.

PSN yang dimaksud terdiri dari penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, dan percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Saya minta Bagian Tata Pemerintahan memasukkan laporan kinerja PSN ke dalam laporan penyelenggaraan pemerintah daerah dan menyampaikan ke pusat tepat waktu. Jangan sampai terlambat,” ujarnya.

Baca juga: PG Meritjan Jadi Motor Ekonomi Kediri, Serap Ribuan Tenaga Kerja dari Desa hingga Kota

Menurut Gatut Sunu, dengan penilaian mandiri, nilai kinerja PSN tahun 2025 masih katagori rendah.

Karenanya ia meminta perangkat daerah yang terkait dengan PSN untuk proaktif dan kolaboratif.

Kepala perangkat daerah terkait PSN juga diminta bisa memenuhi semua indikator pelaporan kinerja tahun 2026.

“Untuk Inspektur (kepala Inspektorat) harus mengawasi sehingga kegiatan PSN bisa dilaksanakan perangkat daerah,” tegasnya.

Selain itu Sekretaris Daerah (Sekda) juga diminta membantu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda), agar melaporkan setiap bulan pelaksanaan PSN setiap perangkat daerah  terkait ke bupati.

Dari laporan per bulan ini diharapkan jika ditemukan kekurangan langsung bisa diperbaiki.

Gatut Sunu juga meminta di tahun 2026 ini semua perangkat daerah punya komitmen penuh, menjadikan laporan kinerja PSN mencapai predikat kinerja tinggi.

“Saya mengajak seluruh jajaran Pemkab Tulungagung, jadikan momentum Idul Fitri ini untuk memperbaiki dan memperkuat integritas,” ucapnya.

Terkait percepatan infrastruktur jalan, Pemkab Tulungagung telah mengalokasikan sekitar Rp 320 miliar.

Menurut Gatut Sunu, jalan yang halus dan mulus  bisa meningkatkan konektivitas wilayah.

Jalan yang bagus bukan sekadar fisik, tetapi berdampak besar pada sosial dan ekonomi.

“Sebab itu anggaran besar perbaikan jalan harus dijaga, agar pelaksanaannya tepat waktu dan tepat mutu. Tidak ada masalah hukum di kemudian hari,” katanya.

Baca juga: Lebaran Jadi Ladang Rezeki Pedagang Ikan Pantai Konang Trenggalek, Omzet Naik 100 Persen

Dari anggaran Rp 320 miliar, baru 15 persen proyek yang sudah dilaksanakan sebelum Idul Fitri, 85 persen sisanya dilanjutkan setelah Idul Fitri.

Gatut Sunu meminta masyarakat, para tokoh agama, tokoh masyarakat, media dan LSM ikut mengawasi pelaksanaan proyek perbaikan jalan ini.

Pengawasan ini akan membuat kontraktor bekerja profesional dalam mengerjakan proyek yang sudah dianggarkan.

“Jika di lapangan bermasalah, sampaikan ke kami biar dipanggil. Jangan sampai jadi masalah di kemudian hari,” pungkasnya.

(David Yohanes/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.