TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT MRT Jakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan selama dua hari Lebaran 1447 Hijriah.
Total sebanyak 135.117 orang menggunakan layanan MRT pada 21 Maret – 22 Maret 2026.
Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang hanya mencapai 76.106 pelanggan.
“Artinya, terjadi kenaikan sebesar 59.011 pelanggan dalam dua hari,” ucap Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Rendy Primartantyo dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).
Lonjakan penumpang terjadi secara bertahap sejak hari pertama Lebaran 2026 atau pada Sabtu (21/3/2026), jumlah pelanggan mencapai 51.189 orang, naik dari 28.930 orang pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026), jumlah pelanggan melonjak menjadi 83.928 orang, dibandingkan 47.176 orang pada 2025.
Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama momen Lebaran, terutama untuk bersilaturahmi maupun berwisata di dalam kota.
Lonjakan jumlah penumpang tidak lepas dari kebijakan tarif khusus Rp1 yang diterapkan selama periode Lebaran.
Program ini dinilai berhasil mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik yang lebih efisien, aman, dan terjangkau.
Selain itu, tren ini juga memperlihatkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik di Jakarta.
Selama periode Lebaran, MRT Jakarta tetap beroperasi dengan pola layanan akhir pekan, yaitu mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB, dengan selang waktu keberangkatan antarkereta setiap 10 menit.
Dengan skema tersebut, layanan tetap berjalan optimal meski terjadi lonjakan penumpang.
Ke depan, MRT Jakarta terus mendorong pengembangan jaringan dan integrasi antarmoda untuk meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat.
“Selain itu, berbagai program gaya hidup seperti promo di aplikasi MyMRTJ serta layanan feeder juga dihadirkan untuk mendukung mobilitas warga,” ujarnya
Langkah ini diyakini mampu menjaga tren peningkatan penggunaan transportasi publik, tidak hanya saat momentum tertentu seperti Lebaran, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.