Lebaran 2026, MRT Jakarta Catat 135 Ribu Penumpang dalam 2 Hari
Ferdinand Waskita Suryacahya March 26, 2026 02:52 PM

 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT MRT Jakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan selama dua hari Lebaran 1447 Hijriah. 

Total sebanyak 135.117 orang menggunakan layanan MRT pada 21 Maret – 22 Maret 2026.

Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang hanya mencapai 76.106 pelanggan. 

“Artinya, terjadi kenaikan sebesar 59.011 pelanggan dalam dua hari,” ucap Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Rendy Primartantyo dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

Hari Kedua Lebaran Jadi Puncak

Lonjakan penumpang terjadi secara bertahap sejak hari pertama Lebaran 2026 atau pada Sabtu (21/3/2026), jumlah pelanggan mencapai 51.189 orang, naik dari 28.930 orang pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026), jumlah pelanggan melonjak menjadi 83.928 orang, dibandingkan 47.176 orang pada 2025.

Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama momen Lebaran, terutama untuk bersilaturahmi maupun berwisata di dalam kota.

Tarif Rp1 Picu Antusiasme Warga

Lonjakan jumlah penumpang tidak lepas dari kebijakan tarif khusus Rp1 yang diterapkan selama periode Lebaran.

Program ini dinilai berhasil mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik yang lebih efisien, aman, dan terjangkau.

Selain itu, tren ini juga memperlihatkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik di Jakarta.

Layanan Tetap Optimal Selama Libur

Selama periode Lebaran, MRT Jakarta tetap beroperasi dengan pola layanan akhir pekan, yaitu mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB, dengan selang waktu keberangkatan antarkereta setiap 10 menit.

Dengan skema tersebut, layanan tetap berjalan optimal meski terjadi lonjakan penumpang.

Dorong Integrasi dan Aksesibilitas

Ke depan, MRT Jakarta terus mendorong pengembangan jaringan dan integrasi antarmoda untuk meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat.

“Selain itu, berbagai program gaya hidup seperti promo di aplikasi MyMRTJ serta layanan feeder juga dihadirkan untuk mendukung mobilitas warga,” ujarnya

Langkah ini diyakini mampu menjaga tren peningkatan penggunaan transportasi publik, tidak hanya saat momentum tertentu seperti Lebaran, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Penumpang Transportasi Umum Melonjak Selama Libur Lebaran, Pramono: MRT Naik 59 Persen
  • Baca juga: Yuk Keliling Jakarta Saat Lebaran 2026: Naik MRT, LRT, TransJakarta Rp 1, Catat Tanggalnya
  • Baca juga: MRT Izinkan Penumpang Buka Puasa di Kereta: Tapi Cuma Air Putih & Kurma, Durasi 10 Menit
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.