Laporan Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Cipali mulai menunjukkan tren penurunan. Hingga Kamis (26/3/2026) siang, volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta tercatat menurun dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan data Astra Tol Cipali, sejak pukul 00.00 hingga 13.00, sekitar 34 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju Jakarta. Angka tersebut turun sekitar 28 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
Secara rata-rata, arus kendaraan tercatat mencapai 2.600 kendaraan per jam, menandakan kondisi lalu lintas relatif lebih terkendali meski masih terjadi kepadatan di beberapa titik.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah sebaliknya juga mengalami penurunan. Tercatat sekitar 11 ribu kendaraan melintas menuju arah Cirebon, atau turun sekitar 7 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Baca juga: Antisipasi Arus Balik Gelombang Dua di Kabupaten Bandung, Dishub Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan perlambatan lalu lintas masih sempat terjadi di sejumlah titik. Kondisi ini dipicu oleh kendaraan yang berhenti di bahu jalan, baik karena gangguan teknis maupun faktor kelelahan pengemudi setelah perjalanan panjang dari arah timur.
“Perlambatan di lapangan salah satunya disebabkan kendaraan yang berhenti di bahu jalan, baik karena gangguan mesin maupun kelelahan pengemudi setelah perjalanan panjang dari arah Timur,” kata Ardam dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).
Sebagai langkah antisipasi, kata Ardam, pihaknya menyiagakan tambahan armada derek untuk mempercepat penanganan kendaraan bermasalah di lapangan.
Pihak kepolisian juga turut melakukan pengaturan lalu lintas serta mengimbau pengguna jalan agar tidak berhenti di bahu jalan yang dapat memperparah kepadatan.
Astra Tol Cipali mengingatkan pengguna jalan untuk tetap waspada, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara.
Selain itu, sistem buka-tutup rest area diberlakukan secara situasional di sejumlah titik, baik arah Cirebon maupun Jakarta, guna menjaga kelancaran arus kendaraan. (*)