TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Alessandro Bastoni lebih memilih bertahan di Inter Milan meski belakangan ini santer dikaitkan dengan Barcelona dan Liverpool.
Masa depan Alessandro Bastoni bersama Inter Milan baru-baru ini menjadi salah satu topik pembicaraan utama di Serie A.
Hal ini tak lepas setelah aksi kontroversial bek Timnas Italia itu di Derby d’Italia melawan Juventus.
Aksi tersebut membuat sang pemain menjadi nama yang tak disukai di Italia.
Baca juga: Santer Kabar Bek Italia Minat Gabung Barcelona, Inter Milan Gaet Pilar Arsenal dan Bayern Munchen?
Baca juga: Teka-teki Masa Depan Marcus Thuram di Inter Milan, Tak Kunjung Produktif, Tim Inggris Mulai Pantau
Di tengah memanasnya nasib Alessandro Bastoni, Barcelona masuk dan menjadikan bek Inter Milan itu sebagai target utama.
Kubu Barcelona ingin memperkuat opsi pertahanan Hansi Flick, dengan Alessandro Bastoni muncul sebagai kandidat ideal.
Selain Barcelona, Liverpool juga tertarik dengan Alessandro Bastoni.
Menurut laporan tersebut, bek muda Giovanni Leoni dapat digunakan sebagai bagian dari kesepakatan.
Sebelumnya dikaitkan dengan kepindahan ke Inter Milan, Leoni kesulitan di Anfield.
Ia mengalami cedera lutut serius di awal kariernya di Liverpool.
Ia telah pulih dan lebih memilih kembali ke Serie A, demikian kesimpulan laporan tersebut.
Sementara itu, Inter Milan tetap berharap dapat menangkis manuver Barcelona dan Liverpool.
Selain mematok harga 70 juta euro untuk Alessandro Bastoni, Inter Milan juga berupaya memperbarui kontraknya.
Menurut FCInterNews, Nerazzurri juga ingin mempertahankan bek Timnas Italia itu.
Lebih lanjut, Inter Milan telah menjadikan perpanjangan kontrak Alessandro Bastoni sebagai prioritas utama klub untuk musim panas ini.
Meskipun kontrak bek Italia itu saat ini berakhir pada akhir Juni 2028, juara Italia 20 kali itu sudah memikirkan perpanjangan kontrak sang pemain.
Sementara itu, Alessandro Bastoni menganggap perpanjangan kontrak dengan Inter Milan sebagai prioritas utamanya, yang ingin mempertahankannya di tengah minat dari Barcelona dan Liverpool.
Lebih lanjut, sang pemain bersedia untuk berkomitmen jangka panjang kepada klub. Inter Milan adalah pilihan pertamanya.
Namun, pemain berusia 26 tahun itu bisa berubah pikiran jika cemoohan terus berlanjut.
Cemoohan dan ejekan yang menjadi hal biasa di pertandingan tandang Serie A. Ini terjadi setelah ia merayakan kartu merah Pierre Kalulu dalam pertandingan melawan Juventus, pertandingan yang dimenangkan Inter dengan skor 3-2.
(TribunJatimTimur.com)