Tak Dapat Anggaran di DAK, Pemkab Bondowoso Tetap Perbaiki 134 Titik Jalan
Haorrahman March 26, 2026 06:37 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Kondisi fiskal Pemkab Bondowoso Jawa Timur menghadapi tekanan setelah berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD dan TKDD). Bahkan pada 2026, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk sektor pendidikan, kesehatan, irigasi, maupun infrastruktur jalan tidak tersedia. Meski demikian Pemkab tetap berkomitmen untuk memperbaiki 134 titik jalan. 

Pemkab menargetkan perbaikan di ratusan titik jalan itu melalui program RANTAS (Ruas Infrastruktur Jalan Tuntas) pada tahun 2026. 

Sekretaris Daerah Bondowoso Fathur Rozi mengatakan, hingga akhir Maret 2026 sejumlah pekerjaan infrastruktur masih terus berjalan, terutama pada sektor pemeliharaan jalan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak awal tahun.

“Perbaikan jalan itu ada rekonstruksi, ada perbaikan, dan ada pemeliharaan. Pemeliharaan ini sudah jalan terus,” ujar Fathur saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).

Baca juga: Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Puluhan ASN Bondowoso WFA dan 4 Orang Bolos

Skema Perbaikan Jalan

Menurut Fathur, perbaikan jalan di Bondowoso dilakukan melalui tiga skema utama, yakni rekonstruksi, perbaikan, dan pemeliharaan.

Dari ketiga jenis tersebut, pemeliharaan menjadi kegiatan yang rutin dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap layak digunakan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa meskipun tahun anggaran telah memasuki akhir triwulan pertama, pembangunan infrastruktur tetap berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah.

“DAK kita tahun ini hanya untuk sanitasi dan penurunan stunting sebesar Rp 1,2 miliar. DAK fisik untuk pendidikan, kesehatan, termasuk irigasi dan jalan tidak ada,” jelasnya.

Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso Anshori menjelaskan bahwa perbaikan jalan melalui program RANTAS mencakup 134 titik yang tersebar di 23 kecamatan.

Baca juga: Kebakaran Ruko di Pasar Induk Bondowoso Diduga Akibat Korsleting

Total panjang jalan yang akan diperbaiki mencapai 31,46 kilometer, dengan jenis pekerjaan berupa rehabilitasi dan rekonstruksi jalan.

“Ada rehabilitasi jalan, ada juga rekonstruksi jalan,” kata Anshori.

Dengan perbaikan tersebut, sisa panjang jalan yang masih mengalami kerusakan di Bondowoso diperkirakan mencapai 305,58 kilometer.

Menurut Anshori, seluruh pembiayaan program perbaikan jalan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Betul sumber pendanaannya dari DAU,” tambahnya.

Baca juga: Lebaran di Rumah Tunangan, Pemuda di Bondowoso Meninggal Setelah Terseret Arus Sungai

Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Bondowoso juga mengapresiasi inisiatif masyarakat yang melakukan perbaikan jalan secara swadaya di beberapa wilayah.

Fathur menilai partisipasi masyarakat tersebut mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

“Pemerintah melihatnya secara positif. Kalau perlu mari kita bareng-bareng, karena itu bentuk kepedulian masyarakat,” terangnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.