TRIBUNSTYLE.COM - Wardatina Mawa baru saja menghadiri sidang mediasi perceraiannya dengan pengusaha Insanul Fahmi di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, pada Rabu (25/2/2026).
Meski keduanya hadir secara langsung dalam persidangan tersebut, upaya perdamaian rupanya menemui jalan buntu.
Mediasi dinyatakan gagal setelah Mawa dan Insanul sama-sama sepakat untuk menyudahi biduk rumah tangga yang telah mereka bina selama tujuh tahun lamanya.
Ada hal yang menarik perhatian publik di tengah suasana persidangan yang emosional tersebut.
Penampilan Mawa yang mengenakan busana serba putih mendadak menjadi sorotan kamera.
Bukan sekadar pilihan gaya, ternyata ada makna mendalam di balik gamis putih yang dipilihnya tersebut.
Baca juga: Bukan Inara Rusli, Ini Sosok Wanita yang Buat Insanul Fahmi Kuat Hadapi Proses Cerai dengan Mawa
Langkah hukum ini diambil Mawa setelah dirinya merasa dikhianati oleh Insanul, yang dikabarkan telah melangsungkan pernikahan siri secara diam-diam dengan selebgram Inara Rusli.
Di balik ruang sidang, wanita berusia 26 tahun ini rupanya menyimpan pesan mendalam melalui busana yang ia pilih.
Seolah ingin memutar kembali memori, Mawa tampak ingin mengenang momen sakral akad nikahnya dengan Insanul yang berlangsung pada 27 Januari 2019 silam di Medan.
Hal ini terlihat jelas dalam unggahan terbarunya, di mana Mawa menyandingkan foto dirinya saat mengenakan baju akad berwarna putih dengan potret saat menghadiri sidang cerai.
Lewat lika-liku kehidupan yang ia lalui, Mawa kini belajar untuk berdamai dengan kenyataan.
Jika dulu warna putih melambangkan keabadian cinta, kini ia mendefinisikan simbol warna tersebut sebagai bentuk keberanian untuk menerima takdir yang harus ia jalani.
"Baju warna putih ini masih menyimpan gema akad itu, setiap detiknya seperti mengulang kata “selamanya” yang pernah kita yakini. Namun hari ini aku belajar, bahwa bahkan janji yang paling suci pun bisa luruh oleh waktu dan kenyataan yang tak bisa kita lawan."
"Putih ini tak lagi tentang bahagia yang kita punya, tapi tentang keberanian untuk menerima bahwa tak semua yang dimulai bersama ditakdirkan untuk selamanya," tulis Mawa.
Postingan Mawa di Instagram itu, lantas mendulang dukungan dari para sahabat.
Sebut saja pendakwah Umi Pipik yang menuliskan doa lewat kolom komentar.
"Bismillah semangat sayangku , Allah bersamamu , kuatkan jalur langit ya , ummi selalu doain," tulis akun @_ummi_pipik_.
Pertemuan kembali pasangan ini di meja hijau ternyata menyisakan atmosfer yang berat.
Kuasa hukum Wardatina Mawa, Muhammad Idrus, membeberkan kondisi di dalam ruang sidang saat proses mediasi berlangsung antara kliennya dengan Insanul Fahmi.
Menurut penuturan Idrus, suasana sidang sempat diwarnai kecanggungan yang sangat terasa di antara keduanya.
Meski hadir dalam satu ruangan untuk menentukan nasib pernikahan mereka, jarak emosional nampaknya sudah terlalu lebar untuk dijembatani.
Bahkan keduanya nampak saling menjaga jarak, terlebih sejak kasus dugaan perselingkuhan mencuat pada November 2025.
"Saya lihat awalnya sih canggung-canggung ya. Namun, ya lama-kelamaan seperti biasa sih," ujar Idrus, dikutip dari YouTube STAR 7 Channel, Kamis (26/3/2026).
"Namun, tetap jaga jarak juga," sambungnya.
Adapun dalam kesempatan itu, baik Insan maupun Mawa sudah sepakat untuk mengakhiri biduk rumah tangga yang sudah tujuh tahun terjalin.
"Bahwasanya pihak tergugat tidak keberatan untuk berpisah," terangnya.
Perihal hak asuh, keduanya memutuskan akan mengasuh bersama-sama.
"Jadi tadi setelah diambil kesepakatan bersama tadi, pihak tergugat tidak keberatan, kemudian hak asuh anak dari pihak tergugat juga tidak keberatan jatuh di tangan penggugat," tukasnya.
Kendati demikian, Insan meminta Mawa tak membatasi aksesnya dengan sang putra.
"Namun, dari pihak tergugat minta untuk diberikan akses melihat anaknya," timpal Idrus.
(TribunStyle.com/Tribunnews.com/Ayu/Gabriella)