TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kondisi harga bahan pangan di Kota Kediri mulai menunjukkan tren penurunan pasca momentum Hari Raya Idul Fitri 2026
Hal tersebut terpantau saat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri melakukan monitoring langsung di Pasar Setono Betek, Kamis (26/3/2026).
Kepala DKPP Kota Kediri, Ahmad Nurdin, mengungkapkan bahwa secara umum harga komoditas yang sebelumnya sempat merangkak naik menjelang Lebaran kini berangsur stabil bahkan menurun.
"Hasil pemantauan hari ini terhadap harga bahan pokok di Kota Kediri dalam kondisi aman dan sudah hijau, hal ini mengindikasikan ketersediaan pasokan dan harga pangan sudah aman," katanya.
Baca juga: Pasca Bacok Istri Siri, Pria di Ponorogo Ditemukan Kejang di Teras Toko
Meski demikian, Ahmad Nurdin mengingatkan bahwa masih terdapat satu komoditas yang perlu mendapat perhatian khusus, yakni cabai.
Ia menyebut fluktuasi harga cabai masih berpotensi terjadi akibat faktor cuaca yang tidak menentu di daerah sentra produksi.
Adapun berdasarkan data pemantauan per 26 Maret 2026, sejumlah harga komoditas tercatat stabil maupun mengalami penurunan.
Beras premium tetap di angka Rp14.850 per kilogram, beras medium Rp 12.925, gula pasir Rp 17.750, serta Minyakita di harga Rp15.700.
Sementara itu, beberapa komoditas lain mengalami penurunan harga, seperti daging sapi dari Rp 122.917 menjadi Rp120.417 per kilogram, daging ayam ras dari Rp 41.167 menjadi Rp 40.667, serta bawang merah dari Rp 40.500 menjadi Rp 39.500.
Cabai juga mengalami penurunan, di antaranya cabai rawit merah dari Rp 68.333 menjadi Rp 60.500.
"Tantangan kita ke depan karena efek cuaca yang masih tidak menentu menyebabkan serangan hama pada tanaman cabai. Artinya dimungkinkan terjadi lagi serangan hama pada cabai sehingga menyebabkan gagal panen dan dimungkinkan harga cabai naik lagi," terangnya.
Ia menegaskan bahwa potensi kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabai, sementara bahan pangan lainnya relatif aman karena permintaan masyarakat mulai menurun usai Lebaran.
Masyarakat juga diimbau agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Selain itu, berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk menjaga stabilitas harga.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik