Sosok AKBP Ayub Diponegoro, Kapolres Pacitan Minta Maaf Anggota Kejar Pengendara Berujung Tewas
Rusaidah March 26, 2026 10:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Seorang pemuda asal Brebes, Jawa Tengah, berinisial DT (21), tewas saat kabur dari kejaran polisi.

Peristiwa ini terjadi di Desa Arjowinangun, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Rabu (25/3/2026).

DT diduga melakukan pelanggaran lalu lintas hingga dikejar oleh anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pacitan, Aipda RD. 

Kabur dari kejaran polisi, DT mengalami kecelakaan tunggal usai menabrak tiang dan pagar tembok.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro, langsung mengambil langkah tegas dengan mengamankan personel yang terlibat, yakni Aipda RD.

AKBP Ayub Diponegoro Azhar juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada masyarakat dan keluarga korban.

Baca juga: Sosok Mayjen Bosco Haryo, Kandidat Kuat Kabais TNI Pengganti Yudi Abrimantyo, Lulusan Akmil 1994

"Atas nama pimpinan Polres Pacitan dan atas nama pribadi memohon maaf kepada masyarakat Pacitan."

"Terutama kami mengucapkan belasungkawa kepada pihak korban dan kepada keluarga korban atas kejadian lakalantas," ucapnya.

Sosok AKBP Ayub Diponegoro Azhar

AKBP Ayub Diponegoro Azhar adalah Kapolres Pacitan.

Ia resmi menjabat sebagai Kapolres Pacitan sejak 17 April 2025.

AKBP Ayub menggantikan AKBP Agung Nugroho yang dipromosikan sebagai Wakapolres Jakarta Timur.

AKBP Agung Nugroho dikenal senagai alumni Akpol 2003, sedang AKBP Ayub Diponegoro merupakan alumni Akpol 2006.

AKBP Ayub Diponegoro Azhar memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse.

Ia pernah bertugas di Bareskrim Polri dan sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Rekam Jejak Letjen Yudi Abrimantyo, Kabais TNI Lepas Jabatan Imbas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Pengalaman sebelumnya meliputi jabatan sebagai Kasatreskrim Polres Sidoarjo dan Kasatreskrim Polres Gresik.

Ia mengawal karier di Polres Kuningan, Polda Jawa Barat. Lalu Polres Cirebon, Polres Mojokerto, dan Polres Gresik.

AKBP Ayub tercatat pernah menjadi Pengasuh taruna di Akademi Kepolisian (Akpol).

Ia kemudian menjadi Penyidik di KPK.

Selama kariernya, AKBP Ayub berhasil membongkar kasus penculikan dan penyanderaan siswa SD di Gresik pada tahun 2014.

Ia juga pernah berpartisipasi dalam pengungkapan kasus korupsi besar saat bertugas di KPK.

Riwayat Jabatan

  • Penyidik di KPK
  • Pamen di Bareskrim Polri
  • Kasatreskrim Polres Gresik
  • Kasatreskrim Polres Sidoarjo
  • Kapolres Pacitan 2025

AKBP Ayub Minta Maaf Anggota Kejar Pengendara Berujung Tewas

Pemuda berinisial DT (21), warga Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Desa Arjowinangun, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Rabu (25/3/2026).

Kecelakaan tersebut terjadi setelah DT berusaha kabur dari kejaran anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pacitan, Aipda RD. 

Akibat insiden itu, Aipda RD menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Propam.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekira pukul 11.15 WIB.

Aipda RD melihat DT melakukan pelanggaran lalu lintas. Ia lantas memberikan teguran.

“Awalnya anggota Satlantas mendapati dugaan pelanggaran lalu lintas,” ujarnya, Rabu (25/3/2026), dilansir TribunJatim.

Menurut Ayub, petugas menaruh kecurigaan karena kendaraan yang digunakan korban memakai pelat nomor dari luar daerah.

Atas dasar itu, petugas sempat memberikan teguran kepada pengendara motor. Akan tetapi teguran itu tidak diindahkan.

Alih-alih mengakui kesalahan, DT justru memacu motornya dengan kecepatan tinggi. 

"Teguran tidak digubris dan (korban) berusaha menghindari petugas," ujar Ayub dalam tayangan video di Instagram @polres_pacitan, Kamis (26/3/2026).

Aipda RD melakukan pengejaran hingga masuk ke area permukiman padat penduduk di Desa Arjowinangun.

Di pertigaan yang jalannya cenderung sempit, DT diduga kehilangan kendali. 

"Sesampainya di lokasi kejadian, DT tidak bisa menguasai laju sepeda motor hingga menabrak tiang (dan pagar tembok)," tambah Ayub.

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala. Ia meninggal di lokasi kejadian. 

Menanggapi insiden yang melibatkan anggotanya, AKBP Ayub Diponegoro Azhar menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada masyarakat dan keluarga korban.

"Atas nama pimpinan Polres Pacitan dan atas nama pribadi memohon maaf kepada masyarakat Pacitan."

"Terutama kami mengucapkan belasungkawa kepada pihak korban dan kepada keluarga korban atas kejadian lakalantas," ucapnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi dalam insiden berujung maut itu. 

"Apabila ditemukan adanya tindakan yang tidak sesuai SOP, akan kami proses sesuai ketentuan dan kami sampaikan secara terbuka," tegas Ayub.

Nasib Aipda RD

Saat ini, Aipda RD telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

"Sudah kami amankan dan sedang dilakukan proses pemeriksaan secara intensif dan kami sudah berkoordinasi dengan Polda Jatim," urai Kapolres.

Selain proses hukum secara internal, Polres Pacitan juga telah berkoordinasi dengan keluarga DT di Brebes terkait pengurusan jenazah serta pemberian santunan melalui Jasa Raharja.

Di akhir keterangannya, AKBP Ayub mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas.

"Mari menjaga dan mematuhi segala aturan lalu lintas, baik itu menggunakan helm atau tidak berkendara dengan kecepatan tinggi sehingga dapat menyebabkan terjadinya laka lantas," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Kompas.com/Surya.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.