Jakarta (ANTARA) - Seorang pengamen bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Wawan menyampaikan harapannya agar mendapatkan hunian layak, saat Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pemukimannya, Kamis (25/3).
"Awalnya ada koordinasi katanya Bapak Gubernur yang mau datang. Eh ternyata Bapak Presiden. Saya cuma lihat saja, nggak sempat mendekat. Siapa sih orang pertama di Indonesia, baru kali ini datang ke sini,” kata Wawan dikutip dari keterangan Sekretariat Presiden, Kamis.
Wawan mengaku terharu atas kunjungan tersebut karena tidak menyangka Presiden RI datang langsung melihat kondisi tempat tinggal warga di bantaran rel.
Dia mengatakan bahwa dirinya telah tinggal di kawasan tersebut sejak kecil, mengikuti jejak keluarganya yang sudah menetap di lokasi itu secara turun-temurun.
“Kalau aktivitas saya ngamen. Dari saya kecil, dari cerita nenek buyut saya juga sudah tinggal di sini. Kalau dibilang boleh sih, sebenarnya nggak boleh. Tapi kami tinggal di sini,” kata Wawan.
Kondisi tempat tinggal yang tidak layak membuat Wawan berharap adanya perhatian pemerintah untuk memberikan solusi hunian yang lebih baik bagi warga.
“Kami minta tolong bantu tempat tinggal biar kita (tinggal dengan) layak. Terima kasih,” ujarnya.
Kunjungan Presiden Prabowo ke bantaran rel itu menjadi momentum bagi warga untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka terkait kebutuhan dasar, terutama hunian yang aman dan layak.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyusuri kawasan permukiman untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat yang selama ini tinggal di wilayah tersebut.
Prabowo bertekad untuk menyediakan hunian layak bagi setiap masyarakat Indonesia, tak terkecuali warga yang hidup di bantaran rel kereta.







