3 Fakta Penyebab Suhu Panas di Manado Sulut, Berikut Penjelasan Lengkap dari BMKG
Indry Panigoro March 27, 2026 03:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Suhu udara di Manado dalam beberapa hari terakhir terasa lebih panas dari biasanya, terutama pada siang hari.

Manado adalah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Manado memiliki 11 kecamatan, di antaranya:

1. Bunaken.

2. Tuminting .

3. Singkil .

4. Wenang.

5. Tikala .

6. Sario.

7. Wanea.

8. Mapanget .

9. Malalayang .

10. Bunaken Kepulauan.

11. Paal 2.

Warga Manado belakangan ini mengeluh panasnya teriknya matahari yang mulai terasa sejak pagi hingga puncaknya sekitar pukul 10.00 hingga 14.00 WITA, bahkan suhu pada tengah hari mencapai 33 derajat (C) namun berdasarkan aplikasi pengukur cuaca, terasa hingga 37-38 derajat. 

Kondisi ini pun menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait penyebab panas yang lebih menyengat tersebut.

Menjawab hal itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan ilmiah mengenai faktor-faktor yang memicu peningkatan suhu di wilayah tersebut.

Berikut tiga fakta penyebab suhu udara di Manado terasa lebih panas:

1. Posisi matahari di khatulistiwa

Menurut BMKG, pergerakan semu matahari yang berada tepat di garis khatulistiwa membuat penyinaran matahari ke wilayah Indonesia menjadi lebih maksimal.

2. Fase peralihan musim (pancaroba)

Kondisi ini merupakan bagian dari fase peralihan yang menyebabkan peningkatan suhu udara secara signifikan, terutama saat siang hari ketika matahari berada tepat di atas kepala.

3. Cuaca cerah akibat gangguan tropis di Papua

Gangguan tropis di Papua menarik uap air ke wilayah tersebut, sehingga Sulawesi Utara cenderung cerah dengan minim awan, membuat panas matahari terasa lebih terik.

"Pergerakan semu matahari saat ini berada di khatulistiwa. Tepat di wilayah Indonesia," ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, Muhammad Candra Buana SST MSi kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (26/3/2026). 

Pergerakan semu matahari tersebut membuat penyinaran menjadi lebih maksimal di wilayah Indonesia, sehingga meningkatkan suhu udara secara signifikan.

Selain itu, kondisi ini juga diperparah oleh adanya gangguan tropis di wilayah Papua yang menarik massa uap air ke arah tersebut.

Akibatnya, wilayah Sulawesi Utara cenderung mengalami cuaca cerah dengan minim tutupan awan, sehingga panas matahari terasa lebih terik.

Situasi ini berdampak langsung pada aktivitas warga di luar ruangan.

Sejumlah masyarakat mengaku merasakan panas yang tidak biasa sejak pagi hari dan harus lebih sering mengonsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi.

"Beberapa hari terakhir sangat panas. Masih jam 10 pagi tapi so panas menyengat," kata Apri, salah seorang ojek online asal Malalayang. 

Karena itu, ia menambah frekuensi minum air putih.

"Ini sudah botol kesekian," katanya di depan sebuah outlet ritel modern dalam Kawasan Megamas.

Prakiraan Cuaca Semua Kecamatan di Manado Sulut Jumat 27 Maret 2026

Berikut adalah info cuaca Manado, Jumat 27 Maret 2026 hari ini.

Kota Manado adalah ibu kota dari Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa.

Manado terletak di Teluk Manado, dan dikelilingi oleh daerah pegunungan serta pesisir pantainya merupakan tanah reklamasi.

Info cuaca ini berdasarkan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikutip melalui laman resminya bmkg.go.id.

Pengertian prakiraan cuaca

Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.

Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.

Tahap-tahap memprakirakan cuaca 

Sebelum menyebarkan informasi mengenai prakiraan cuaca melalui media massa, ada beberapa proses yang harus dilalui. Di antaranya:

Pengumpulan data

Dalam proses pengumpulan data, para ahli mengamati tekanan atmosfer, suhu, kecepatan angin, kelembaban, dan curah hujan di permukaan bumi.

Pengukuran suhu, kelembaban, dan angin di atas permukaan bumi dilakukan dengan meluncurkan radiosonde (balon cuaca). Biasanya data-data tersebut diperoleh dari permukaan bumi hingga stratosfer, sekitar 30.000 m.

Asimilasi data

Dalam proses asimilasi data, informasi yang diperoleh dari pengamatan disesuaikan dengan suatu model prakiraan numerik untuk membuat analisis meteorologi.

Prakiraan cuaca numerik

Model prakiraan cuaca numerik adalah keadaan atmosfer yang disimulasikan oleh komputer. Model tersebut menjadi dasar prakiraan cuaca.

Model hasil pemrosesan

Dalam proses ini, para ahli menginterpretasikan data ke dalam prakiraan cuaca yang dapat dipahami oleh masyarakat.

Penyampaian prakiraan cuaca kemasyarakat

Tahap akhir proses prakiraan cuaca ini merupakan tahap yang paling penting. 

Para ahli cuaca harus dapat menyampaikan informasi prakiraan cuaca dengan cara yang dapat dipahami oleh masyarakat.

Prakiraan cuaca sangat bermanfaat bagi manusia. Misalnya, manusia dapat merencanakan kegiatan atau perjalanan dengan mengandalkan prakiraan cuaca.

Prakiraan cuaca juga bisa menyelamatkan manusia dari bencana alam.

Selain itu, manfaat prakiraan cuaca juga dirasakan dalam hal lain, seperti transportasi udara, laut, pertanian, perusahaan listrik, gas, dan lain-lain.

(TribunManado.co.id/Ind)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.