Prabowo Setuju MBG Dikurangi Sehari? Ini Kata Istana
GH News March 27, 2026 04:09 PM
Jakarta -

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara terkait wacana pengurangan jumlah penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG), dari enam kali seminggu menjadi lima kali seminggu. Hal itu merupakan salah satu langkah efisiensi anggaran di tengah lonjakan harga minyak.

Saat ditanya apakah Presiden Prabowo Subianto sudah setuju terkait wacana tersebut, Prasetyo mengatakan bahwa rencana itu masih sedang difinalkan.

"Sedang kita finalkan," kata Prasetyo saat ditanya apakah Prabowo setuju terkait wacana MBG dipangkas jadi lima hari, ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).

Prasetyo menyebut terkait langkah-langkah pemerintah dalam merespons situasi global rencananya akan diumumkan minggu ini, termasuk nasib penyaluran MBG.

"(Diumumkan) Minggu ini. Ada Sabtu, ada Minggu," tutur Prasetyo.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyiapkan opsi untuk efisiensi program MBG. Rencana efisiensi dilakukan dengan mengurangi jumlah penyaluran, dari enam kali seminggu menjadi lima kali seminggu.

Purbaya mengatakan negara bisa hemat sekitar Rp 40 triliun per tahun jika itu dilakukan. Angka itu baru berdasarkan hitungan kasar dari BGN.

"Jadi ada efisiensi juga dari MBG. Jadi ada pengurangan cukup banyak tuh, yang dia bilang saja Rp 40 triliun hitungan pertama kasar, tetapi bisa lebih. Bukan saya ya, memang dia melakukan sendiri karena dia (BGN) bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan seperti sekarang ini," kata Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (25/3).

Saksikan Live DetikSore:

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.