TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Kepulauan Meranti dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti, Marwan, menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang momen hari besar.
Marwan menjelaskan, pasokan elpiji subsidi masih terkendali setelah kedatangan tambahan distribusi pada 24 Maret 2026 lalu.
“Pada tanggal 24 Maret 2026, telah tiba sebanyak 13 loading order (LO) tabung gas elpiji. Setiap LO berjumlah 560 tabung dan seluruhnya langsung didistribusikan kepada agen-agen yang ada di Kepulauan Meranti,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Eks Menag Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK: Singgung Intervensi Sosok Kuat
Selain elpiji, ketersediaan BBM jenis Pertalite juga dalam kondisi mencukupi. Pada tanggal yang sama, pasokan BBM kembali masuk ke wilayah Kepulauan Meranti.
“Untuk BBM, pada 24 Maret 2026 juga telah tiba sebanyak 200 kilo liter Pertalite yang langsung disalurkan ke lima APMS yang ada. Jumlah tersebut diperkirakan masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat,” jelas Marwan.
Ia menegaskan, hingga saat ini proses penyaluran baik BBM maupun gas elpiji berjalan tanpa hambatan berarti.
“Sampai saat ini, distribusi BBM dan elpiji tidak mengalami kendala dan masih berjalan lancar,” tambahnya.
Kondisi tersebut juga terlihat dari pantauan di lapangan. Di salah satu SPBU yang berada di Jalan Imam Bonjol, Selatpanjang, pada Jumat (27/3/2026), tidak terlihat antrean kendaraan yang signifikan saat pengisian BBM.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap membeli BBM dan elpiji sesuai kebutuhan serta tidak melakukan penimbunan, agar ketersediaan tetap terjaga dan merata di seluruh wilayah Kepulauan Meranti.
( Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)