TRIBUNNEWS.COM - Tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo, memastikan diri lolos ke babak semifinal Vietnam International Challenge 2026, Jumat (27/3/2026).
Bertempat di Xuan Dinh Ward Cultural, Hanoi, Vietnam, Richie berhasil mengatasi perlawanan wakil Jepang, Riku Hatano.
Kemenangan dua gim langsung diamankan, Richie menang atas Hatano dengan skor identik 21-15 dan 21-15.
Richie berhasil menyelamatkan wajah Indonesia. Atlet kelahiran 23 November 2007 itu menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang akan berjuang di semifinal Vietnam International Challenge 2026.
Sedangkan satu wakil Indonesia lainnya, yakni ganda putri Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana, harus tersingkir di babak perempat final.
Kenzie/Luna harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Tori Aizawa/Mayu Matsumoto, dengan skor 20-22 dan 13-21.
Adapun di babak semifinal Vietnam International Challenge 2026, Richie akan menantang wakil Korea Selatan, Hae Deun Kim, Sabtu (28/3/2026).
Baca juga: Ranking Resmi BWF 2026 Pekan Ini: Gregoria Terus Melorot, Dejan/Bernadine Naik 5 Tingkat
Berbicara soal Richie, ia saat ini menghuni skuad pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di sektor tunggal putra pratama.
Richie sejajar dengan Prahdiska Bagas Shujiwo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Muhamad Yusuf, dan Denis Azzarya.
Sedangkan untuk tunggal putra utama diisi oleh Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, Moh. Zaki Ubaidillah, dan Yohanes Saut Marcellyno.
Kemudian jika mengulas soal kiprah Richi, ia pertama kali melakoni turnamen internasional bertajuk DAIHATSU ASTEC Regional Junior 2019 yang kala itu digelar di Surabaya.
Saat itu Richie tampil di kelompok umur U13 dan berstatus sebagai pemain PB Djarum.
Baca juga: Akhir Cerita Ratu Badminton Spanyol, Carolina Marin Resmi Pensiun
Setelahnya, Richie aktif ikut turnamen internasional hingga akhirnya meraih gelar pertamanya yakni YONEX SUNRISE Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2023.
Karier Richie mulai perlahan menanjak. Ia lalu berhasil menjuarai PETRONAS Malaysia International Series 2024.
Hingga pada akhirnya, Richie resmi dipanggil untuk gabung pelatnas PBSI pada Mei 2025.
Gelar terakhir yang mampu diraih Richie adalah TOYOTA Thailand International Challenge 2025.
Setelah gagal membawa Indonesia juara Badminton Asia Team Championships 2026 dan hanya mampu finis sebagai perempat finalis Singapore International Challenge 2026, Richie diharapkan bisa pecah telur di Vietnam International Challenge 2026.
(Tribunnews.com/Isnaini)