Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Pangandaran Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir.
Termasuk di kawasan objek wisata pantai yang saat ini masih ramai dikunjungi wisatawan pada momen libur Lebaran ini.
Hujan deras yang turun pada sore hari, disertai gelombang tinggi, arus kuat, dan angin kencang menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, khususnya pengunjung yang beraktivitas di pesisir pantai.
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada 24 hingga 29 Maret 2026, termasuk di kawasan Pantai Pangandaran.
Baca juga: Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Pangandaran Tembus 417 Ribu, Begini Kata Bupati Citra
"Kami terus menyampaikan imbauan melalui pengeras suara kepada seluruh wisatawan agar berhati-hati saat beraktivitas, khususnya ketika berenang di pantai," ujar Ikrar kepada sejumlah wartawan di pantai Pangandaran, Jumat (27/3/2026) siang.
Wisatawan pun diminta tidak bermain air di area yang sudah dibatasi rambu-rambu peringatan karena berisiko tinggi akibat arus laut yang lebih kuat dari biasanya.
"Jangan berani bermain air di garis pantai yang sudah dibatasi. Arus berpotensi lebih kuat, sehingga harus diantisipasi dengan baik," katanya.
Selain itu, pihak kepolisian bersama unsur terkait pun rutin melakukan patroli di sejumlah titik rawan dengan dukungan peralatan keselamatan.
"Setiap waktu kami melakukan patroli rutin, terutama di lokasi yang rawan. Semua unsur kami turunkan ke lapangan demi keselamatan wisatawan," ucap Ikrar.
Ikrar pun mengingatkan agar para pengunjung selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu yang sudah dipasang demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (*)