8 Cara Ampuh Menghilangkan Bau Ketiak, Atasi Masalah yang Bikin Tak Percaya Diri
Amirullah March 28, 2026 10:33 AM

Bau ketiak sering dianggap sepele, tapi dampaknya bisa cukup besar, terutama pada rasa percaya diri.

Kondisi ini bisa dialami siapa saja dan biasanya muncul saat tubuh berkeringat.

Secara alami, tubuh memiliki dua jenis kelenjar keringat, yaitu ekrin dan apokrin.

Kelenjar ekrin menghasilkan keringat berbasis air dan tersebar hampir di seluruh tubuh.

Sementara kelenjar apokrin banyak terdapat di area berbulu seperti ketiak, sekitar payudara, dan selangkangan.

Masalah muncul ketika keringat dari kelenjar apokrin yang mengandung lemak dan protein diuraikan oleh bakteri.

Proses inilah yang kemudian memicu bau tidak sedap.

Meski begitu, bau ketiak sebenarnya bisa diatasi dengan beberapa cara sederhana berikut:

1. Perhatikan konsumsi obat

Pada sebagian orang, produksi keringat berlebih atau hiperhidrosis bisa dipicu oleh obat tertentu, seperti obat hipertensi atau antidepresan.

Jika bau ketiak terasa lebih kuat setelah mengonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

2. Gunakan deodoran atau antiperspiran

Deodoran membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau dan membuat kulit ketiak lebih asam.

Sementara itu, antiperspiran bekerja dengan mengurangi produksi keringat melalui kandungan seperti aluminium klorida.

3. Jaga kebersihan tubuh

Kebersihan tubuh berperan penting dalam mencegah bau ketiak.

Mandi secara rutin dan membersihkan area ketiak dengan sabun antibakteri ringan dapat membantu mengurangi penumpukan bakteri.

4. Pilih pakaian yang tepat

Gunakan pakaian berbahan alami seperti katun yang mudah menyerap keringat.

Pastikan juga pakaian dicuci bersih dan dijemur di bawah sinar matahari agar bakteri tidak berkembang.

5. Perhatikan pola makan

Beberapa makanan seperti bawang, makanan pedas, dan minuman beralkohol dapat memperkuat bau badan.

Mengurangi konsumsi makanan tersebut bisa membantu mengendalikan bau ketiak.

6. Cukur bulu ketiak

Bulu ketiak yang lebat bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri, apalagi dalam kondisi lembap.

Mencukur secara rutin dapat membantu menjaga area tetap bersih.

7. Gunakan bahan alami

Beberapa bahan alami seperti minyak kelapa murni yang mengandung asam laurat memiliki sifat antibakteri.

Selain itu, tawas juga sering dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau ketiak.

8. Konsultasi ke dokter

Jika berbagai cara sudah dilakukan namun bau ketiak tidak kunjung hilang, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Bisa jadi kondisi tersebut berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Mengatasi bau ketiak tidak selalu harus dengan cara rumit.

Perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari sudah bisa memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.