Beby Tsabina dan Samo Rafael Kompak Pelajari Dialek Makassar dan Bahasa Belanda Demi Film Emmy
Devi Agustiana March 28, 2026 10:34 AM

Grid.ID – Beby Tsabina dan Samo Rafael didapuk menjadi pemeran utama dalam film sejarah, Emmy. Selain menyuguhkan adegan peperangan yang mencekam, film garapan Denny Siregar Production da Produksi Film Negara (PFN) ini juga menyimpan sisi romantis.

Beby Tsabina yang memerankan sosok pahlawan Emmy Saelan, membocorkan adanya bumbu asmara yang tak biasa di tengah kisah ssjarah ini.

"Intinya tuh the unspoken love story between Bote dan Emmy yang terjadi di saat peperangan gitu. Jadi ada mix dari romance-nya juga, tapi dari peperangannya juga ada," kata Beby Tsabina dalam jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).

Samo Rafael, yang memerankan karakter Bote, menambahkan bahwa romansa dalam film ini memiliki makna yang lebih luas. Bagi Bote, cinta bukan hanya soal perasaan kepada Emmy, melainkan juga cinta kepada Tanah Air.

"Gua ngerasa romansanya itu, ke Emi jelas, tapi juga romansa ke negara, ke perjuangan, semangat perjuangan itu sebenarnya lumayan romantis," tutur Samo Rafael.

Untuk menghidupkan karakter Emmy dan Bote yang merupakan kaum terpelajar di era 1940-an, Beby dan Samo harus berjuang ekstra keras menguasai bahasa asing dan daerah. Pasalnya, kedua tokoh ini dikisahkan pernah mengenyam pendidikan di sekolah Belanda, sehingga gaya bicara mereka harus terlihat berbeda dibanding karakter lainnya.

Samo Rafael mengakui bahwa ia harus mempelajari bahasa dari para penjajah tersebut dengan dialek lokal yang kental.

"Lumayan banyak sih, kita belajar bahasa Belanda, terus belajar bahasa Makassar juga, ada pemain yang ngajarin kita Makassar dialect," tutur Samo.

Beby Tsabina pun menyebut bahwa tantangan bahasa ini bukan sekadar bicara, melainkan juga memahami nada bicara khas orang Makassar pada zaman tersebut.

"Jadi mereka lebih sedikit agak lebih total lah daripada temen-temen yang lain, kita tetep belajar langgamnya, terus kita belajar beberapa kata yang nggak dipakai, yang bahasa Indonesia misalnya contoh 'kita', 'kita' itu berbeda artinya," tandas artis 23 tahun tersebut.

Adapun film Emmy disutradarai oleh Emil Heradi, film ini mengangkat kisah nyata keberanian Emmy Saelan, seorang tenaga kesehatan yang tetap berdiri teguh di garis depan pertempuran. Sosok Emmy dalam film ini digambarkan bukan hanya sebagai pejuang yang mengangkat senjata, melainkan representasi wanita kuat yang penuh empati.

Selain Beby dan Samo, film ini juga dibintangi sederet nama besar seperti Vincent Verhaag yang memerankan tokoh antagonis Westerling, serta Aji Santosa dan Dito Darmawan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.