1 Tewas 2 Luka-luka, Truk Bermuatan Telur Seruduk Warung di Subang
Reny Fitriani March 28, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id - Sebuah truk boks bermuatan telur menabrak warung di jalur provinsi penghubung Subang–Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026).

Insiden tersebut terjadi di Kampung Cijoged, Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, sekitar pukul 11.40 WIB.

Satu orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, serta ada dua korban luka-luka.

Berdasarkan keterangan di lapangan, truk dengan nomor polisi BE 8270 RU diketahui melaju dari arah Subang menuju Sadang, Purwakarta.

Lalu sempat menyalip sejumlah kendaraan sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menghantam sebuah warung di pinggir jalan.

Baca Juga Truk Oleng Tabrak 2 Motor dan Terhenti di Parit, 1 Tewas 2 Luka Ringan

Rekaman detik-detik kecelakaan pun beredar luas di media sosial.

Dalam video terlihat warga terlihat panik dan histeris menyaksikan kejadian tragis tersebut.

Akibat kejadian itu, seorang pemilik warung bernama Uun Karniah (34) meninggal dunia.

Korban dilaporkan terlindas truk serta tertimpa reruntuhan bangunan yang hancur.

Warga sekitar bersama petugas langsung bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan untuk mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Selain korban meninggal dunia, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Seluruh korban dievakuasi ke RS Reyhan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasat Lantas Polres Subang, Ardian, menyampaikan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi kehilangan kendali karena mengantuk.

"Saat melaju dari arah Subang, truk tersebut sempat oleng ke kanan dan sebelum akhirnya di TKP menabrak warung," katanya.

Benturan keras menyebabkan bangunan warung hancur total beserta barang dagangan di dalamnya.

 "Setelah menabrak warung kendaraan truk boks tersebut langsung terguling," ucapnya.

Penanganan dan Penyelidikan

Peristiwa kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Satlantas Polres Subang.

Petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian.

Proses evakuasi kendaraan berlangsung hampir satu jam karena petugas harus terlebih dahulu membersihkan material bangunan yang berserakan di lokasi kejadian.

 "Kendaraan langsung diangkut oleh derek menuju Polres Subang, begitu juga untuk sang sopir yang sedang kita mintai keterangan," ujarnya.

Sumber: TribunJateng.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.