BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Antusias penonton film Kuyank di Bioskop Banua Rantau tak hanya datang dari kalangan dewasa, tetapi juga remaja.
Salah satunya Lepi Mariska, remaja putri asal Desa Jingah Babaris, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin.
Lepi mengaku puas usai menyaksikan film tersebut, Sabtu (28/3/2026).
Ditemui usai pemutaran di Aula Hotel Tapin, Lepi mengaku ini merupakan kali pertamanya menonton film KuyanK secara langsung di bioskop lokal tersebut.
“Ini pertama kali nonton. Durasinya sejam lebih, lumayan puas,” ujarnya.
Baca juga: Antusias Warga Tapin Membludak, Ribuan Tiket Film Kuyank di Bioskop Banua Rantau Ludes Terjual
Menurutnya, film yang mengangkat kisah mistis tentang makhluk kuyang itu cukup menarik, terutama di bagian awal cerita yang terasa menegangkan.
“Awal-awalnya lumayan serem, bikin tegang,” katanya.
Namun begitu, Lepi menilai cerita film tersebut juga memberikan sudut pandang berbeda terkait sosok kuyank yang selama ini dikenal menyeramkan di masyarakat.
“Kayak ada cerita soal rumah tangga didominasi mertua juga, mungkin soal keturunan kajian kuyang. Jadi nggak cuma serem saja,” tambahnya.
Dia mengaku penasaran untuk mengetahui alur cerita hingga akhir setelah sebelumnya melihat trailer film tersebut.
Dari segi harga tiket, Lepi menilai biaya Rp 35.000 cukup terjangkau dibandingkan pengalaman menonton yang didapat.
“Dengan harga segitu sudah memuaskan. Murah juga dibanding bioskop lain, apalagi suasananya nyaman dan adem,” ujarnya.
Baca juga: Film Horor Kuyank Hadir di HSS, Bioskop Banua Menjadi Alternatif Warga Mengisi Libur Lebaran
Dia pun berharap pemutaran film seperti ini bisa terus digelar di Tapin, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke luar daerah untuk menikmati hiburan layar lebar.
“Semoga ke depan ada bioskop permanen di sini,” harapnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)