TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Seorang pelaku pemalakan sopir mobil bak terbuka yang viral di media sosial ditangkap polisi saat sedang tidur di kolong jembatan wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
Pelaku bahkan sempat mendapat ucapan selamat lebaran dari petugas saat dibangunkan dalam proses penangkapan tersebut.
Dalam video dokumentasi penangkapan, anggota Subnit Resmob Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan terdengar membangunkan pelaku dengan nada santai.
Pelaku yang sedang tertidur pulas di pinggir selokan terkejut dan pasrah pelariannya akhirnya diketahui petugas.
"Bangun, salaman dulu sini, lebaran dulu, minal aidin walfaidzin ya," ucap petugas kepada pelaku, dikutip Sabtu (28/3/2026).
Dari empat pelaku yang diburu polisi, dua yang sudah diamankan masing-masing berinisial YB (29) dan AF (25), yang diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.
Mereka sebelumnya melakukan pemalakan terhadap sopir mobil bak terbuka di Jalan Jembatan Tiga Raya, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra mengatakan, pelaku ditangkap pada Jumat (27/3/2026) pagi setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan video viral di media sosial.
Saat ditangkap, pelaku berada di bawah kolong jembatan dalam kondisi tertidur di pinggir saluran air atau got.
Petugas kemudian membangunkannya secara persuasif sebelum membawanya ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, aksi pemalakan tersebut terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB saat kendaraan korban berhenti di lampu lalu lintas di kawasan Jembatan Tiga.
Dalam kejadian itu, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban dan bahkan mengambil uang lain yang berada di atas dashboard kendaraan.
Agta menjelaskan, aksi pemalakan tersebut terekam kamera kendaraan lain yang berada di depan korban hingga akhirnya videonya beredar luas di media sosial.
"Dan memang si pelaku ini modusnya itu adalah meminta sejumlah uang. Tadinya memang dari pihak korban itu sempat memberikan uang sejumlah Rp 4.000, namun dari pihak para pelaku ini malah mengambil uang lain yang ada di atas dashboard kendaraan hampir sekitar Rp 12.500 rupiah," kata Agta.
Selain uang, pelaku juga sempat memaksa korban untuk menyerahkan rokok, namun tidak berhasil.
Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang berinisial E dan K yang diduga terlibat dalam aksi pemerasan tersebut.