BOLASPORT.COM - Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, mengaku bersyukur turnamen Finalissima dibatalkan usai timnya tampil buruk melawan Mauritania yang duduk di urutan ke-115 dalam rangking FIFA atau lebih rendah dari Vietnam (103).
Argentina berhasil menumbangkan Mauritania dengan skor 2-1 di Stadion Alberto Jose Armando, Sabtu (28/3/2026) pagi WIB.
Namun, kemenangan terebut justru menyisakan kekesalan bagi Emiliano 'Dibu' Martinez.
Dua gol kemenangan yang dicetak oleh Enzo Fernandez pada menit ke-17 dan Nico Paz di menit ke-30 seolah tak cukup menutupi kekecewaan sang penjaga gawang.
Apalagi, setelah gawangnya bobol di menit-menit akhir babak kedua oleh Jordan Lefort.
Kiper Aston Villa tersebut tidak ragu menyebut penampilan ini sebagai salah satu yang terburuk bagi timnya.
Martinez menganggap kualitas permainan dan semangat juang rekan-rekannya di lapangan kali ini sangat minim.
Ia juga menyayangkan kurangnya determinasi meski laga ini hanyalah sebatas uji coba.
Kekecewaannya semakin mendalam hingga ia pun mengaku bersyukur duel Finalissima melawan Timnas Spanyol, yang awalnya direncanakan berlangsung pada jeda internasional kali ini, akhirnya dibatalkan.
Duel tersebut batal terlaksana karena UEFA dan CONMEBOL tidak mencapai kata sepakat terkait penjadwalan serta lokasi yang tepat untuk menggelar laga antarjawara dua benua.
"Mungkin tidak bermain di Finalissima adalah hal yang bagus jika kita bermain seperti ini," kata Martinez, dikutip BolaSport.com dari X jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano.
"Performa kami buruk."
"Ini adalah salah satu pertandingan terburuk yang pernah kami mainkan, bahkan untuk pertandingan persahabatan."
"Kami kurang semangat," tuturnya menambahkan.
Selanjutnya, Argentina akan bermain di Stadion Bombonera untuk menghadapi Zambia pada Rabu (1/4/2026).
Laga ini menjadi persiapan terakhir Argentina menuju Piala Dunia 2026.
Beban ekspektasi Argentina di Piala Dunia mendatang sangat tinggi.
Hal itu tak terlepas dari keberhasilan mereka menjuarai edisi sebelumnya di Qatar.
La Albiceleste mengakhiri penantian panjangnya dengan menumbangkan Prancis lewat laga final yang penuh drama.
Di Piala Dunia 2026, Argentina menempati grup yang relatif mudah.
Mereka tergabung di Grup J yang berisikan Aljazair, Austria, dan Yordania.
Argentina seharusnya bisa dengan mudah lolos sebagai juara grup.