TRIBUNSTYLE.COM - Insanul Fahmi tak lagi mampu menahan amarahnya kepada Wardatina Mawa.
Ia mengaku geram setelah isi percakapan pribadinya dibongkar ke ruang publik oleh sang istri sah.
Persoalan ini pun menambah runyam proses perceraian yang tengah mereka berdua jalani.
Pernikahan yang telah berjalan tujuh tahun itu kini berada di ujung tanduk.
Hubungan yang dulu tampak harmonis, perlahan retak hingga nyaris tak tersisa, meninggalkan luka yang kian terbuka.
Tuduhan perselingkuhan pun tak terelakkan. Insanul Fahmi dituduh menjalin hubungan terlarang secara diam-diam dengan Inar Rusli.
Konflik ini semakin kompleks ketika Wardatina Mawa mengambil langkah hukum. Ia resmi melaporkan suaminya bersama Inara Rusli ke pihak berwajib.
Baca juga: Mediasi Gagal, Mawa Tetap Ingin Cerai, Insanul Kesal Terlanjut Ngejar-ngejar: Aku Kayak Direndahin
Laporan tersebut dilayangkan ke kepolisian dengan tuduhan perselingkuhan hingga perzinaan.
Belakangan, Insan dibuat kesal dengan aksi Mawa yang mempublikasikan isi chat WhatsAppnya ke laman Instagramnya.
Dalam chat tersebut, Insan terlihat mengungkap alasannya menghindari Mawa.
Ia mengancam Mawa akan segera mendekam di balik jeruji besi selama 20 tahun.
"Makasih ya liya, abang ngehindarin gamau dimain-mainin aja. Gamau kayak keset kali dibuat, dah habis kesabaran. Lebih tenang kayak sekarang. Nanti kalau mau ketemu di pengadilan aja, case mabes. Nanti kalau orang itu semua masuk 20 tahun, A (anak Mawa dan Insan) Abang yang urus. Bulan depan insyaAllah," tulis Insan.
Mawa kemudian meminta tolong agar keadilan bagi dirinya dikawal dalam kasus ini.
"Hari ini aku memilih untuk speak up lagi.
Bukan untuk membuka aib, tapi untuk mencari keadilan, memperjuangkan hak yang seharusnya aku dapatkan.
Aku yang otw single mom ini hanya ingin suatu saat nanti anakku hidup dengan tenang dan nyaman.
Dan ketika beliau blg spt itu, aku hanya bingung dan ingin bertanya… apakah di negara ini, seorang istri sah yang disakiti dan berani melapor, justru bisa dihadapkan pada ancaman hukuman yang begitu berat yg katanya bisa sampai 20 tahun?
Jujur aku tidak mencari simpati. Aku hanya ingin didengar dan diperlakukan dengan adil. Aku percaya, kebenaran mungkin bisa ditunda… tapi tidak akan pernah benar2 hilang.
Kalau memang aku tidak mendapatkan keadilan, aku titip Afnan sama bapaknya ya.
Mohon doanya… semoga Allah membuka jalan terbaik dan menunjukkan kebenaran yang sesungguhnya," kata Mawa dalam keterangan caption dalam unggahannya, Selasa (24/3/2026) lalu.
Menanggapi itu, Insan ditemui di waktu yang berbeda mengurai kekesalannya.
Kendati mengaku tak tahu postingan Mawa, Insan mengingatkan soal dosa jariyah.
"Karena aku kesal. Aku kejar-kejar kemarin kok kayak ngerendahin gitu kan," tutur Insan, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya, ia mengejar Mawa demi kebaikan bersama.
"Aku kan ngejar karena kebaikan bareng-bareng juga, mau damai juga kan. Supaya proses hukum udahlah, kita di rumah tangga. Tapi dia nantangi terus," selorohnya.
Ia bahkan memperingatkan Mawa saat mediasi, Rabu (25/3/2025) lalu di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan.
"Aku juga tadi sudah ngomong pas mediasi, enggak baik gitu. Nanti menjadi dosa jariyah kan adek istri abang. Itu nanti dosa," katanya memperingatkan.
Di tengah memanasnya kasus tersebut, Insan sempat berusaha untuk berdamai dengan Mawa dan mempertahankan rumah tangganya yang sudah dibangun sejak 2019.
Namun Mawa sendiri telah memantapkan hatinya untuk berpisah dengan Insan.
Sudah berusaha semaksimal mungkin, kini Insan memilih untuk pasrah mengikuti kemauan sang istri.
Hal ini diungkap oleh kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto.
"Ya kalau sekarang ini lebih pada ke pasrah aja, kalau Mawa mau pisah ya ikutin aja maunya," kata Tommy, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (20/3/2026).
Pun Tommy sebagai kuasa hukum juga melihat Mawa saat ini memang sudah benar-benar tak memiliki keinginan untuk pertahankan rumah tangganya.
Sehingga, lanjut Tommy, kliennya bakal mengikuti semua kemauan dari sang konten kreator.
"Dia kan udah ngomong di media seperti itu, memang udah enggak ada niatan untuk bersama-sama lagi saya rasa."
"Insan saat ini udah pasrah dan ikutin aja maunya, kalau pisah ya pisah," ujarnya.
Tak hanya itu, Insan juga disebut bakal terus menghadapi proses hukum atas laporan dari Mawa di Polda Metro Jaya.
Mengingat Mawa sampai saat ini belum mencabut laporannya dan kasus tersebut sudah sampai ke tahap penyidikan.
"Udah dia ikutin aja, proses hukum kan biarkan aja jalan."
"Tentunya sama-sama mengawal, sama-sama nanti menguji, sama melihat bagaimana proses hukumnya bergulir. Jadi kita sama-sama terbuka aja," jelas Tommy.
(Tribunnews.com/ Salma/ Ifan)