TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menghadiri gebyar ketupat di Desa Tombulilato, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelaksanaan Do'a Lo Ulipu atau doa keselamatan negeri.
Hadir dalam kegiatan tersebut Tuan Qodhi, pimpinan OPD, Camat Atinggola, Kades Se Kecamatan Atinggola.
Kegiatan tersebut bertujuan memadukan unsur religius, adat, dan sosial merupakan wujud syukur dan doa bersama.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi pesta rakyat yang memperkuat persatuan sosial dan kearifan lokal.
Tradisi tersebut untuk memohon keselamatan dan kemaslahatan daerah atau Do'a Lo Ulipu yakni munajat kepada Allah agar wilayah Gorontalo, khususnya Kabupaten Gorontalo Utara dijauhkan dari bencana dan marabahaya.
Gebyar ketupat adalah tradisi perayaan lebaran ketupat (biasanya 7-8 Syawal) yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Atinggola dan sekitarnya.
Kegiatan ini menjadi upaya untuk merawat nilai-nilai adat dan budaya Gorontalo agar tidak hilang digerus zaman.
Selain itu, kegiatan tersebut mempererat tali silaturahmi dan gotong goyong (Huyula)
Kegiatantersebut sering dipusatkan di titik strategis seperti Pantai Minanga atau area sekitar Desa Tombulilato untuk menarik pengunjung dari dalam dan luar daerah termasuk Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Secara filosofis, lebaran ketupat (Kupat) diartikan sebagai Ngaku Lepat (mengakui kesalahan) dan Laku Papat (empat tindakan), yang bertujuan untuk saling memaafkan setelah sebulan penuh berpuasa. (***/Pemkab)