BOLASPORT.COM - Timnas Indonesia memiliki sejarah besar dalam pertemuan melawan Bulgaria.
Kedua tim akan bertarung pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Timnas datang dengan modal kemenangan 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis pada Jumat lalu.
Pada hari yang sama, Bulgaria menang besar dengan skor 10-2 melawan Kepulauan Solomon pada hari yang sama.
Bagi John Herdman tentu ini baru ujian sebenarnya dan kesempatan untuk menguji skuad yang ada.
Modal dua kemenangan di ajang ini tentu membuat dia bisa mendapatkan gambaran kekuatan dan kelemahan timnya.
Sebelum FIFA Series, Bulgaria sukses mengalahkan Georgia dengan skor 2-1 pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Satu kekalahan didapatkan saat mereka melawan Turki pada ajang yang sama dan The Lions menerima kekalahan 2-0.
Indonesia sempat dalam kondisi yang kurang ideal karena perginya Patrick Kluivert membuat mereka melewatkan FIFA Matchday bulan November.
Mereka juga gugur di Kualifikasi Piala Dunia dengan kekalahan dengan Irak (0-1) dan Arab Saudi (2-3).
Bersama Herdman ada misi untuk bisa membawa skuad Garuda bangkit untuk bisa kembali ke jalur kemenangan.
Menilik rekor pertemuan, tercatat ada dua kali Indonesia dan Bulgaria saling bertarung di lapangan.
Pertemuan pertama untuk kedua tim berakhir dengan skor 0-0.
Tepatnya pada 21 Januari 1959 dalam laga bertajuk uji coba, timnas sedang dalam persiapan untuk Kualifikasi Olimpiade 1960 Zona Asia.
Menurut penelusuran, pertandingan kedua tim dilaksanakan di Lapangan Ikada dan menjadi sejarah besar karena Indonesia bisa menahan tim kuat asal Eropa.
Masih dalam laga bertajuk ijo coba, duel kembali terjadi pada 4 Februari 1973.
Ini jadi laga tur Bulgaria ke beberapa negara di Asia dan Oseania.
Kali ini skuad Garuda harus menerima kekalahan karena kuatnya Bulgaria pada pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Utama Senayan.
Saat ini venue tersebut menjadi Stadion Utama Gelora Bung Karno dan akhirnya skor telak 0-4 harus mereka terima.
Bagi timnas, ini menjadi persiapan sebelum ikut serta dalam ajang Piala Kemerdekaan dan beberapa ajang di tahun 1973.
Ada lebih dari 70 ribu suporter timnas yang hadir langsung untuk memberikan dukungan.