TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Program Subsidi Ongkos Angkut ( SOA) penumpang di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), mencatat keterisian kursi pesawat mencapai kapasitas penuh selama puncak arus mudik dan balik Idul Fitri.
Lonjakan penumpang pesawat perintis terjadi karena tingginya minat masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman untuk pulang kampung menjelang lebaran.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran Terpadu Bandara Kolonel RA Bessing Malinau, peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak pekan kedua Maret.
Puncak keberangkatan terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026, dengan total 96 orang terlayani dalam satu hari.
Jika digabungkan dengan arus mudik sehari sebelumnya, 16 Maret, tercatat 134 penumpang menempuh perjalanan melalui tujuh rute penerbangan.
Baca juga: Selama 11 Hari Angkutan Lebaran, Tercatat 416 Penumpang Berangkat dari Bandara Udara Malinau
Tingginya keterisian kursi pesawat perintis membuat otoritas Kolonel RA Bessing Malinau memperketat pengawasan, terutama pada manifest penumpang dan batasan berat bagasi.
Kabag Perekonomian dan SDA Setda Malinau, Erly Sumiati, menyebutkan pergerakan penumpang di bandara menunjukkan tren positif dibandingkan hari-hari biasa.
"Pemanfaatan SOA di bandara memang menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Fokus kami adalah memastikan semua rute terlayani tanpa ada kendala keselamatan," ujar Erly Sumiati, Minggu (29/3/2026).
Selain mobilitas orang, arus logistik ke wilayah pedalaman juga meningkat drastis dengan catatan kargo keberangkatan mencapai 6.750 kilogram pada pertengahan Maret.
Untuk SOA Udara 2026 Malinau ada 7 rute yang dilayani sesuai alokasi APBD penerbangan perintis daerah.
"Sesuai dengan kegiatan SOA 2026 ini ada 7 rute penerbangan melalui susi air yang dianggarkan melalui APBD kita," katanya.
Pemkab Malinau bersama otoritas bandara tetap menyiagakan personel untuk mengantisipasi gelombang arus balik yang diprediksi bertahan hingga awal April mendatang.
(*)
Penulis : Mohammad Supri