Play-off Piala Dunia 2026 - Mimpi Buruk Italia Datang Lagi, Wasit Traumatis Korek Luka 4 Tahun Silam
Beri Bagja March 29, 2026 10:33 PM

GABRIEL BUOYS/AFP
Wasit Clement Turpin akan memimpin laga timnas Italia melawan Bosnia-Herzegovina pada play-off Piala Dunia 2026 Zona Eropa, Selasa (31/3/2026).

BOLASPORT.COM - Timnas Italia akan kembali menghadapi hantu yang sama seperti pada momen kegagalan mereka di play-off Piala Dunia 2022 silam.

Gli Azzurri menjalani lawatan pelik ke markas timnas Bosnia-Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa (31/3/2026).

Duel itu berlabel final play-off Piala Dunia 2026 Zona Eropa di Path A. Pemenangnya berhak mendapatkan tiket ke turnamen akbar di Amerika Utara.

Armada Gennaro Gattuso bukan cuma menghadapi trauma kegagalan lolos di dua edisi Piala Dunia sebelumnya.

Timnas Italia harus menghadapi satu lagi sosok yang menjadi 'hantu' di Zenica, yakni Clement Turpin.

Wasit asal Prancis itu mungkin menjadi figur traumatis bagi publik Negeri Piza.

Begitu sempitnya dunia, Turpin tak lain adalah wasit yang memimpin laga Italia vs Masedonia Utara di semifinal play-off Path C menuju Qatar 2022.

Kala itu Azzurri yang masih diasuh Roberto Mancini dipecundangi Masedonia 0-1 walaupun main di kandangnya, Renzo Barbera, Palermo (24/3/2022).

Gol dramatis Aleksandar Trajkovski pada masa injury time cukup mengubur harapan timnas Italia lolos setelah gagal ke Rusia 2018.

Turpin dalam pertandingan tersebut tidak memberikan sanksi kartu apa pun bagi pemain Italia.

Tetap saja, kehadirannya kembali dalam laga penentu nasib untuk Gli Azzurri bisa menambah muatan trauma bagi publik Negeri Piza.

Media-media lokal mengulas penunjukan Turpin ibarat mengorek luka lama di Palermo empat tahun silam.

"Tujuannya jelas. Untuk pertandingan sepenting ini, UEFA telah memilih buat menugaskan wasit terbaik," tulis La Gazzetta dello Sport soal pria 43 tahun tersebut.

"Tiga bulan lalu, Clément Turpin bahkan dinobatkan sebagai wasit terbaik oleh IFFHS."

"Wasit asal Prancis ini juga memimpin pertandingan Italia melawan Masedonia Utara pada 2022, yang berakhir tragis dengan kegagalan Azzurri lolos ke Piala Dunia. "

"Dengan harapan besar agar nasib serupa tidak terulang pada Selasa di Zenica melawan Bosnia," lanjut media asal Milano.

Sepanjang kariernya, wasit final Liga Champions 2022 ini telah berpengalaman memimpin pertandingan timnas Italia sebanyak lima kali.

Hasilnya sedikit bagus untuk Azzurri. Mereka meraih tiga kemenangan.

Masing-masing diraih atas Uruguay 3-0 (uji coba; 2017), Polandia 2-0 (UEFA Nations League; 2021), dan Israel 3-0 (Kualifikasi Piala Dunia; 2024).

Adapun selebihnya berupa dua kekalahan, yaitu dari Masedonia Utara 0-1 dan Inggris 1-3 (Kualifikasi Euro; 2022).

Di luar ranah nonteknis seperti pemilihan wasit, Sandro Tonali dkk harus siap menghadapi atmosfer angker yang bakal disajikan publik Bosnia di Zenica.

Gli Azzurri bakal menghadapi teror fan tuan rumah yang dipastikan habis-habisan memberi energi bagi Edin Dzeko dkk.

"Di Bosnia, kami akan menganggapnya sebagai peristiwa bersejarah. Seluruh negara akan berhenti sejenak selama beberapa jam," lanjut eks gelandang Bosnia, Miralem Pjanic.

"Tiga juta orang akan mendukung tim kami. Ini akan menjadi kebisingan yang belum pernah terjadi sebelumnya di stadion."

"Sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya. Kalian akan terkejut dengan gairah kami. Tidak akan menyenangkan bagi orang Italia berada di sana."

"Selama sembilan puluh menit, atau mungkin lebih, ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, ini akan menjadi pertarungan olahraga," begitu ancamnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.