Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Momen Idulzfitri 1447 Hijirah menjadi momentum untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan.
Momentum itu juga dimanfaatkan Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna untuk mengunjungi Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok Pradi Supriatna di rumahnya di Kukusan, Beji, Kota Depok
Kunjungan tersebut dilakukan bersama sejumlah elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok pada Jumat (27/3/2026).
Baca juga: DPRD Depok Tetapkan Arah Pembangunan 2027, Ade Supriyatna: FokusTata Kelola hingga Infrastruktur
Sebagai tuan rumah, Pradi Supriatna menyambut baik kedagangan para elite PKS di kediamannya.
Wakil Wali Kota Depok periode 2016-2021 itu menilai, hal tersebut sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi politik yang lebih sehat di Kota Depok.
Bagi Pradi, komunikasi lintas partai politik bukan hanya penting untuk menjaga hubungan personal, tapi juga untuk merumuskan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
“Ini momen yang sangat baik. Silaturahmi seperti ini membuka ruang untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan di Kota Depok,” tuturnya.
Baca juga: Terima LKPJ Wali Kota Depok 2025, Ade Supriyatna Minta Program yang Tidak Efektif Diganti
Ade menjelaskan, momentum Idulfitri menjadi semangat titik balik untuk menghapus sekat-sekat politik pasca-Pilkada.
Ade menilai, tidak ada lagi istilah oposisi dalam konteks pemerintahan daerah, khususnya di Kota Depok.
Seluruh elemen, baik eksekutif maupun legislatif memiliki tanggung jawab yang sama untuk melayani masyarakat.
“Bang Pradi memberikan contoh tentang jiwa kenegarawanan. Perbedaan politik itu biasa, tapi jangan sampai membuat kita terpecah,” kata Ade kepada wartawan.
“Setelah Pilkada selesai, kita semua kembali menjadi warga Depok dengan tanggung jawab yang sama,” sambungnya.
Baca juga: Jadi Aspirasi DPRD Seluruh Dapil, Ade Supriyatna Dorong Pemkot Depok Kembalikan Program UHC
Bagi Ade, kolaborasi menjadi kunci untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.
Terlebih, Kota Depok memiiki tantangan pembangunan yang lebih kompleks hingga membutuhkan sinergi lintas kekuatan politik.
“Tidak ada oposisi. Yang ada adalah bagaimana kita bersama-sama memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tegasnya.
Menurut Ade, sikap PKS di tingkat daerah tidak mengambil posisi bersebrangan dengan pemerintah. Untuk itu, kolaborasi menjadi kunci untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif. (m38)