Paus Leo XIV menyerukan untuk menghentikan konflik yang terjadi di sejumlah belahan dunia. Dia mengatakan Tuhan tidak mendengarkan doa orang-orang yang berperang.
Dilansir dan Senin (30/3/2026), hal itu disampaikan Paus Leo dalam khotbahnya saat memimpin misa Minggu Palma di Vatikan, Minggu (28/3). Dia menekankan pentingnya mengedepankan kasih dan perdamaian.
"Saudara-saudari, inilah Tuhan kita: Yesus, Raja Damai, yang menolak perang, yang tidak dapat digunakan siapa pun untuk membenarkan perang," kata Paus Leo di Lapangan Santo Petrus.
"Ia tidak mendengarkan doa-doa orang-orang yang berperang, tetapi menolaknya," tambahnya.
Berbicara setelah doa Angelus, ia memberikan penghormatan kepada umat Kristen di Timur Tengah, yang menderita akibat konflik yang mengerikan dan dalam banyak kasus tidak dapat sepenuhnya menghayati ritual hari-hari suci ini".
Awal pekan ini, Paus Leo menyerukan gencatan senjata dalam perang di Timur Tengah. Dia mengatakan lebih dari satu juta orang telah terpaksa mengungsi dari rumah mereka dan mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk mengadakan pembicaraan.
Leo XIV, Paus asal Amerika Serikat pertama, telah berulang kali mengutuk perang dan menyerukan dialog.





