Fenomena Alam di Bunut Hilir Kapuas Hulu Merupakan Gas Alam Metana CH4
Try Juliansyah March 30, 2026 06:23 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - ESDM Provinsi Kalimantan Barat telah mengeluarkan hasil dari penelitian terhadap fenomena alam, api bisa hidup di atas pasir di Dusun Kubu Hulu, Desa Ujung Pandang, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala BPBD Kapuas Hulu, Gunawan menyampaikan hasil dan pemerintah yang dikeluarkan oleh pusat surve geologi, badan geologi Kementerian ESDM RI, bahwa fenomena alam tersebut adalah merupakan berasal dari gas alam Metana CH4.

"Dimana hasil dari penelitian tersebut, lokasi fenomena alam, ditemukan adanya Cekungan Ketungau, dengan dimensi panjang 200 km, lebar 50 km, dan luas cekungan sekitar 14.160 km2," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 29 Maret 2026.

Dijelaskan juga bahwa, cekungan ini mengandung oil speculative 0,142 BBO, serta gas hypothesis 1,57 TCF.

Baca juga: Gedung Pelayanan Satu Atap Kapuas Hulu Akan Diresmikan Pada Juni Mendatang

Cekungan Ketungau tidak terbentuk perangkap struktur antiklin sebagai perangkap migas.

"Mungkin terlalu kecil, sehingga tidak mampu membentuk klosur antiklin lokal didalam cekungan itu sendiri," ucapnya.

Maka dari itu Pemerintah merekomendasikan fenomena alam tersebut, direkomendasikan untuk dilakukan pengambilan sampel gas ke lokasi tersebut untuk mengetahui nilai ambang batas konsentrasi gas metana (CH4). (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.