TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulsel kembali diundur.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Sulsel, Muhidin M Said, memastikan Musda belum bisa digelar pada akhir Maret 2026.
Wakil Ketua Banggar DPR RI itu menjelaskan, penundaan terjadi karena Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia memiliki agenda padat.
Salah satunya mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Jepang dan Korea Selatan.
“Ketum masih padat jadwalnya, saat ini masih mendampingi Presiden ke Jepang dan Korea,” ujar Muhidin kepada Tribun Timur, Senin (30/3/2026).
Ia menegaskan, penentuan jadwal Musda sepenuhnya menjadi kewenangan DPP Golkar.
Karena itu, pihaknya di daerah memilih menunggu arahan langsung dari ketua umum.
“Kita menunggu saja waktu ketum,” tambahnya.
Presiden Prabowo menjalani rangkaian kunjungan kerja ke Jepang dan Korea Selatan pada 29 Maret hingga 2 April 2026.
Agenda tersebut turut diikuti sejumlah menteri, termasuk Bahlil Lahadalia.
Sebagai Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhidin tetap menjalankan konsolidasi internal partai.
Ia telah membentuk struktur kepengurusan sementara serta melakukan kunjungan ke sejumlah DPD II kabupaten dan kota guna memastikan kesiapan pelaksanaan Musda.
Sebelumnya, Bahlil menegaskan pelaksanaan Musda sepenuhnya diatur Muhidin sebagai Plt Ketua Golkar Sulsel.
Pernyataan itu disampaikan saat ia hendak meninggalkan Hotel Four Points by Sheraton Makassar, usai menghadiri Sidang Dewan Pleno HIPMI 2026.
“Nanti Musda Golkar akan diatur Plt Ketua Golkar Sulsel, Kanda Muhidin,” ujar Bahlil.
Ia menambahkan, jadwal Musda baru akan ditetapkan setelah Muhidin menyampaikan laporan resmi kepada DPP.
“Setelah laporan, baru kemudian kita menyusun jadwalnya,” katanya.
Bahlil juga sempat menyinggung dinamika Musda Golkar Sulsel.
Ia memperkenalkan dua figur yang disebut-sebut bakal maju sebagai calon ketua.
Yakni Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan eks Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.
“Asik juga Musda Golkar ini,” ucap Bahlil sambil tersenyum.
Saat ini, posisi Ketua DPD I Golkar Sulsel masih diisi pelaksana tugas setelah berakhirnya masa kepemimpinan Taufan Pawe.
Dalam kapasitasnya, Muhidin diberi mandat untuk mempersiapkan pelaksanaan Musda.
Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari membentuk struktur kepengurusan sementara hingga melakukan konsolidasi ke daerah.
Muhidin aktif mengunjungi DPD II kabupaten/kota untuk memastikan kesiapan kader menjelang Musda.
Seiring itu, sejumlah nama mulai mencuat sebagai bakal calon Ketua Golkar Sulsel.
Selain Munafri Arifuddin dan Ilham Arief Sirajuddin, figur lain yang disebut antara lain Adnan Purichta Ichsan, Andi Ina Kartika Sari, serta Rahman Pina.