Pengamanan Super-Ketat di SUGBK: 5 Lapis Penjagaan Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Hasiolan Eko P Gultom March 30, 2026 05:57 PM

Pengamanan Super Ketat di SUGBK: 5 Lapis Penjagaan Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria

Alfarizy Ajie Fadhilah/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat keamanan menerapkan standar pengamanan super ketat dalam gelaran FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Pantauan Tribunnews di lokasi, petugas menerapkan sistem pengamanan berlapis hingga lima tingkatan sebelum penonton dapat memasuki area tribun.

Strategi ini dilakukan guna memastikan kondusivitas selama ajang internasional tersebut berlangsung.

Baca juga: Sorotan Timnas Indonesia vs Bulgaria Final FIFA Series 2026: Duel Sengit Bek Serie A di SUGBK

Setidaknya terdapat empat Ring pengamanan yang tersebar di area luar stadion atau kawasan komplek GBK.

Sementara itu, satu Ring terakhir ditempatkan tepat di pintu masuk (gate) menuju tribun penonton untuk pengecekan final.

Dalam proses skrining, petugas memisahkan jalur pemeriksaan antara penonton perempuan dan anak-anak dengan penonton umum.

Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan sekaligus mempermudah proses pengecekan badan atau body checking.

Tidak hanya penonton, awak media yang bertugas pun tak luput dari pemeriksaan ketat.

Petugas secara teliti mengecek barang bawaan di setiap titik masuk. Sejumlah barang dilarang keras dibawa masuk ke dalam area stadion demi alasan keamanan dan keselamatan.

Adapun daftar barang yang dilarang antara lain Payung, botol minum pribadi, botol plastik, botol parfum, rokok dan korek api, senjata tajam, serta flare.

Penonton yang kedapatan membawa barang-barang tersebut diminta untuk menitipkan atau meninggalkan barangnya di pos penjagaan sebelum diperbolehkan masuk.

Meski pengamanan sudah sangat siap, kondisi terpantau masih sepi hingga pukul 16.30 WIB. Faktor cuaca menjadi penyebab utama minimnya penonton yang hadir lebih awal ke stadion.

Hujan deras yang mengguyur kawasan Senayan sejak siang hari juga berdampak pada jadwal pertandingan pertama.

Laga antara Kepulauan Solomon vs St Kitts & Nevis yang sedianya dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB, terpaksa ditunda hingga pukul 16.30 WIB sembari menunggu kondisi lapangan membaik.

Penundaan ini juga dilakukan sebagai upaya preventif agar kondisi rumput tetap terjaga untuk pertandingan utama malam nanti. Pasalnya, Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Bulgaria pada pukul 20.00 WIB.

Para suporter Garuda diprediksi baru akan mulai memadati area SUGBK menjelang malam hari, saat intensitas hujan diharapkan mereda sebelum laga Timnas Indonesia dimulai.

1.700 Personel Gabungan Amankan Laga Final FIFA Series 2026 di SUGBK

Polri mengerahkan 1.700 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan final sepakbola Internasional FIFA Series 2026 yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026)

Laga final bakal mempertemukan Indonesia vs Bulgaria dan laga perebutan juara tiga antara Solomon vs Saint Kitts and Nevis.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menyatakan bahwa ribuan personel tersebut akan bertugas menjaga ketertiban di area sekitar stadion.

"Sebanyak 1.700 personel gabungan mengamankan pertandingan sepak bola Internasional FIFA Series di GBK Jakarta Pusat yang akan digelar dua sesi, Kick-off pertama pukul 15.30 WIB untuk memperebutkan tempat ketiga dan final Kick-off pada pukul 20.00 WIB," urai Reynold kepada wartawan Senin (30/3/2026).

Personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pihak terkait lainnya.

Mereka akan ditempatkan di beberapa titik di area GBK, mulai dari pintu masuk, lokasi pertandingan, hingga sekeliling kawasan Senayan.

Pihak kepolisian mengimbau para suporter untuk tidak membawa barang-barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, narkoba atau minuman beralkohol ke dalam stadion.

"Kami akan menjaga keamanan para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," tegasnya.

Ia berharap para pendukung timnas yang hadir dapat menjaga suasana agar tetap kondusif.

"Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme atau pengrusakan fasilitas umum," imbuhnya.

Di sisi lain, pengaturan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional di sekitar kawasan Senayan untuk mengantisipasi kemacetan.

Pengguna jalan untuk mencari rute alternatif dan menghindari daerah GBK saat pertandingan berlangsung.

Reynold menegaskan bahwa pihak keamanan akan bertindak tegas terhadap penonton yang membawa petasan, flare atau kembang api, senjata tajam, minuman keras atau narkoba,

Adapun seluruh personel yang bertugas akan mengedepankan pendekatan humanis.

"Kepada seluruh Personel yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada penggunaan gas air mata tanpa ada perintah pimpinan, dan tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," tuturnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.