WFH ASN Gresik Bakal Diterapkan Mulai 1 April 2026, Gowes Hari Jumat
Cak Sur March 30, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik di Jawa Timur (Jatim), akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) satu hari dalam sepekan.

Kebijakan ini, dijadwalkan mulai berlaku pada 1 April 2026. Pelaksanaannya diselaraskan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, yakni setiap hari Rabu.

Tekan Konsumsi BBM dan Emisi

Penerapan WFH dilakukan, sebagai strategi efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya kebutuhan energi.

Dengan mengurangi mobilitas harian ribuan ASN, konsumsi BBM diharapkan bisa ditekan secara signifikan. Selain itu, kebijakan ini juga berpotensi menurunkan emisi kendaraan di wilayah Gresik.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, menegaskan bahwa efisiensi tetap menjadi prioritas tanpa mengorbankan kualitas layanan publik.

“Tentunya kami ingin memastikan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas pelayanan. Dengan WFH yang akan diberlakukan, penggunaan BBM bisa ditekan dan kinerja ASN tetap terjaga," ujar Gus Yani, Senin (30/3/2026).

Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Meski ASN bekerja dari rumah, Pemkab Gresik memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Berbagai sistem digital dan layanan daring telah disiapkan.

Tidak semua ASN dan PPPK akan menjalankan WFH. Sejumlah OPD tetap bekerja seperti biasa.

"ASN dan PPPK tidak harus WFH karena ada beberapa yang tetap melayani seperti biasa," imbuhnya.

OPD yang Tetap Bekerja Normal

  • Dinas Pemadam Kebakaran
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas Sosial
  • Pelayanan Perizinan Terpadu
  • Dinas Kesehatan
  • Satpol PP

Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Selain WFH, Pemkab Gresik juga mendorong gaya hidup ramah lingkungan melalui program gowes bersama setiap hari Jumat.

Bupati Gus Yani juga meminta Dinas Perhubungan untuk menambah jalur sepeda di sejumlah titik.

"Selama ini jalur sepeda baru ada dua di Jalan Ahmad Yani dekat kompleks perumahan Petrokimia Gresik, dan Jalan Basuki Rahmad kawasan Bandar Grisse. Kalau bisa ditambah lagi jalurnya diberlakukan bagi yang tempat tinggalnya tidak lebih dari 5 kilometer," tuturnya.

Persiapan Masih Dimatangkan

Kepala BKD Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, mengatakan pihaknya masih mempersiapkan penerapan WFH.

“Kami masih menunggu petunjuk teknis dari kementerian/lembaga dari pusat, tapi kami sudah mempersiapkan sarprasnya. Termasuk menyelaraskan WFH dengan provinsi setiap Hari Rabu," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.