BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Isi pesan penipuan dari pelaku yang membajak Hp milik Kepala Desa Baruh Jaya Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Kalsel
Waspada aksi penipuan dunia siber, berupa phising dengan modus mengirimkan tautan lampiran file Apk, baru-baru ini dialami warga Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Akun WhatsApp Kepala Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan diduga dibajak atau diambil alih (hack) oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Oknum penipu kemudian mengirimkan pesan WhatsApp kepada orang-orang lain berupa file Apk.
Baca juga: Cemas Konflik Global Picu Harga BBM, Warga Banjarbaru Ini Berharap Harga Kendaraan Listrik Turun
Baca juga: Wisatawan Nusantara Kalsel 2026 Turun 8,31 Persen, Ini Penyebabnya
Tidak hanya itu, akun tersebut juga mengirimkan pesan pinjam dulu 2 juta? besok pagi jam 8 di transfer balik.
Dikonfirmasi secara terpisah Camat Daha Selatan, Ahmad Yani membenarkan, bahwa akun WhatsApp Kades Baruh Jaya tersebut di hack. Oknum penipu tersebut mengirimkan modus penipuan ke kontak yang ada.
“Iya, sejak malam semalam,” katanya, Senin (30/3/2026).
Kedes yang bersangkutan pun telah menyampaikan klarifikasi berupa pesan suara, bahwa nomor WhatsApp yang biasanya digunakan telah di hack.
“Jangan dibuka-buka pesan kiriman tersebut. Awalnya bermula dari pesan kontak lain, saat dibuka tanpa sepengetahuan ternyata sudah di hack, setelah di cek uang juga turut hilang sebesar Rp 1,7 juta,” isi pesan suara tersebut.
Camat menyampaikan bahwa telah ada himbauan waspada ke internal perangkat desa dan kepala desa di Daha Selatan.
“Nampaknya yang disasar penipu ini orang yang pernah dihubungi dengan pak Kades, teman-teman Kades, Kepala Dinas, dan Camat,” bebernya.
Sementara, diakui Camat, ia belum menerima laporan terkait kades/warga yang juga kena hack di Wilayahnya.
Tips Hindari Penipuan Bermodus APK:
Ancaman serangan siber melalui smartphone cukup banyak terjadi dengan memanfaatkan berbagai celah.
Salah satu kasus yang paling umum adalah modus mengirimkan file APK melalui WhatsApp dengan dalih undangan pernikahan, tagihan listrik PLN, hingga laporan pajak.
Sebagai informasi, APK (Android Package Kit) adalah format file paket untuk mendistribusikan dan menginstal aplikasi pada sistem operasi Android.
Sehingga, jenis penipuan file APK umumnya menyerang pengguna ponsel dengan sistem operasi (OS) Android.
Untuk itu, pengguna HP Android harus selalu waspada dan tidak sembarangan mengeklik atau menginstal aplikasi di luar Play Store.
Cara Amankan Nomor HP dari Potensi Kejahatan Siber
Teknologi dan internet menjadi dua hal yang tak terlepaskan dari kehidupan manusia saat ini.
Kemajuan zaman membuat segala aktivitas manusia kian dimudahkan, dari urusan pekerjaan hingga persoalan perut.
Sebagian besar aktivitas manusia, kini dapat dilakukan atau diselesaikan hanya dengan memencet ponsel atau handphone.
Untuk itu, penting bagi kita semua menjaga keamanan nomor ponsel dan alamat email yang kerap dipergunakan sebagai alamat verifikasi pada suatu akun digital.
Pasalnya jika tidak, maka pihak lain dapat membobol dan mendapat akses data untuk keperluan yang diinginkan, misalnya dengan menguras saldo dalam rekening Anda.
Lantas, bagaimana cara menjaga keamanan nomor ponsel yang dimiliki?
Bagaimana nomor kita bisa tersebar?
Sebelum membahas pokok persoalan, kita juga perlu tahu apa sebenarnya yang bisa membuat nomor telepon kita tersebar dan diketahui oleh banyak orang.
Berdasarkan National Cyber Security Alliance (26/10/2020), ada sejumlah hal yang membuat nomor HP kita diketahui oleh orang lain, yakni sebagai berikut:
1. Terhubung ke akun media sosial
Terkadang kita tidak menyadari ternyata nomor HP yang kita masukkan saat membuat akun masih bersifat publik, sehingga dapat dilihat oleh orang lain dengan begitu saja.
Nomor ini terpampang jelas di profil akun media sosial kita.
Untuk membuatnya tidak diketahui orang lain, Anda perlu mengecek pengaturan media sosial yang bersangkutan dan mengubahnya dari publik menjadi privat.
2. Terlalu banyak membagikan nomor HP
Pada poin ini membagikan bukan dalam artian memberikan nomor HP kepada keluarga, teman, atau kerabat.
Namun, Anda banyak menyertakan nomor HP Anda pada berbagai acara atau kepentingan yang sifatnya luas.
Misalnya percobaan gratis suatu aplikasi, kontes, atau data online lain yang bisa saja pada akhirnya nomor Anda diketahui oleh orang lain yang tidak Anda kenal.
3. Tidak teliti menerima syarat dan ketentuan
Dalam membuat suatu akun, biasanya di akhir bagian kita akan dimintai persetujuan atas semua aturan dan kondisi yang ada di sebuah aplikasi atau platform.
Celakanya, banyak dari kita yang masih melewatkan penjelasan dari syarat dan kondisi itu.
Padahal bisa jadi, di sana ada penjelasan mengenai keamanan dan risiko yang akan kita terima ketika kita menyetujui aturan yang mereka buat.
Jadi, alangkah lebih baik kita membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum akhirnya memasukkan data-data pribadi kita.
4. Meninggalkan nomor HP pasca-melakukan suatu pembelian
Pasti kita pernah diminta mengisi nomor HP setelah kita melakukan pembelian suatu produk. Misalnya produk make up.
Nomor HP ini akan digunakan oleh penjual untuk memberikan penawaran menarik atau promo di waktu yang akan datang.
Cara mengamankan
Lalu, bagaimana cara mengamankannya agar tidak disalahgunakan oleh pihak asing?
1. Ketahui di platform digital mana saja nomor telepon Anda terpampang secara publik, ubah lah menjadi privat agar tak lagi dapat dilihat orang lain.
2. Arahkan setiap panggilan yang datang dari nomor tidak dikenal masuk ke pesan suara atau voicemail.
Hal ini tidak berlaku apabila Anda mengenali nomor tersebut.
3. Jangan pernah bagikan informasi pribadi apa pun saat berbincang di telepon.
Mungkin saja, penelpon sudah memiliki sejumlah informasi tentang Anda, maka jangan sekali pun Anda memberikannya informasi tambahan.
4. Hindari mengikuti permintaan yang diminta penelpon, misalnya meminta Anda menekan angka 1 di tengah panggilan, dan sebagainya.
5. Tambahkan nomor hp Anda ke fitur Do Not Call Registry.
Meskipun cara ini tidak akan meniadakan semua panggilan masuk, namun setidaknya akan membantu menghindarkan nomor hp Anda dari daftar robocall.
6. Terapkan pengamanan autentifikasi ganda. Melansir Tech Crunch (25/12/2018) ini bisa dilakukan secara online atau dengan menghubungi pusat layanan melalui telepon.
7. Jangan masuk ke laman atau aplikasi saat menggunakan jaringan wifi yang tidak aman.
8. Unduh aplikasi pemblokir panggilan tak dikenal atau panggilan yang mengganggu, misalnya apliklasi RoboKiller.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan/kompas.com)