TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Hari pertama kerja setelah Lebaran identik dengan kegiatan saling bermaafan.
Begitupun yang terjadi di Kabupaten Gayo Lues yang dipimpin oleh Bupati Suhaidi dan Wakil Bupati (Wabup), Maliki.
Hari pertama kerja dimanfaatkan oleh kepala daerah untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues.
Dalam arahannya dalam apel gabungan yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN, Bupati Suhaidi menegaskan bahwa tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
“Kita semua tidak luput dari salah, baik disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momen Idulfitri ini menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan,” ujar Suhaidi, Senin (30/3/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa saling memaafkan dan mempererat silaturahmi merupakan ajaran yang dianjurkan dalam Islam, sebagaimana yang diwariskan oleh Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, tradisi saling bermaafan saat Idulfitri bukan hanya sekadar budaya, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang mendalam dalam membangun kebersamaan dan keharmonisan.
“Apalagi saat ini kita masih dalam suasana Lebaran Idulfitri yang sudah menjadi budaya kita untuk saling meminta dan memberi maaf,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gayo Lues dalam kesempatan yang sama juga mengajak seluruh ASN dan Non ASN untuk kembali meningkatkan kinerja dan disiplin kerja setelah libur panjang Idulfitri.
Ia menekankan pentingnya semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum Idulfitri ini sebagai awal yang baik untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wabup.
Pada kesempatan tersebut, Suhaidi juga secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran pegawai dan masyarakat Gayo Lues.
Ia mengakui keterbatasan waktu membuatnya belum dapat bersilaturahmi dengan semua pihak.
“Terutama kepada seluruh pegawai di bawah pimpinan kami, dari hati yang paling dalam kami meminta maaf atas segala khilaf,” tutup Suhaidi. (*)
Baca juga: Jembatan Putus Pascabencana, Pasien Rujukan di Pining Gayo Lues Harus Ditandu Menyeberangi Sungai
Baca juga: Jaringan Internet dan Telekomunikasi di Gayo Lues Sempat Padam, Aktivitas Warga Terganggu