TRIBUNNEWS.COM - Kabar bahagia datang dari keluarga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sang istri, Annisa Pohan.
Putra kedua mereka telah lahir pada Sabtu, 29 Maret 2026 pukul 19.28 WIB.
Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut diberi nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono, sebuah nama yang sarat makna dan rupanya tidak lepas dari peran sang ayah AHY, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam konferensi pers yang digelar usai kelahiran sang anak, AHY mengungkapkan rasa harunya sekaligus membagikan cerita di balik proses pemberian nama tersebut.
Ia menyebut kelahiran anak kedua ini terasa begitu spesial, mengingat jarak usia yang cukup jauh dengan anak pertama mereka.
AHY menjelaskan bahwa momen ini baginya terasa seperti pengalaman pertama kembali.
“Bagi saya ini sesuatu yang juga spesial karena ini adalah anak kedua, tapi karena berjarak 17 tahun jadi seperti pertama kali semuanya,” ujar AHY, dikutip Tribunnews dalam YouTube Reyben Entertainment, Senin (30/3/2026).
Lebih lanjut, AHY mengungkapkan bahwa nama tengah sang putra merupakan hasil permintaan khusus kepada ayahnya.
Ia menyebut bahwa keputusan tersebut didasari rasa hormat terhadap kebijaksanaan SBY.
“Jadi Hanyokrokusumo ini sebetulnya saya minta nama dari Pak SBY.”
Ia menambahkan, peran SBY dalam pemberian nama anak-anaknya memang bukan yang pertama kali.
Baca juga: AHY dan Annisa Pohan Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Ini Makna Nama Arjuna Hanyokrokusumo
AHY mengaku sejak kelahiran anak pertama mereka, nama juga berasal dari sang ayah.
“Jadi beliau tentunya, saya menganggap beliau (SBY) jauh lebih memiliki wisdom dan seperti anak kami yang pertama, Almira, namanya juga kami minta dari Pak SBY, ketika itu Tunggadewi," terangnya.
AHY kembali menegaskan bahwa nama Hanyokrokusumo juga merupakan pilihan yang diberikan oleh SBY.
“Nah, Hanyokrokusumo juga dari Pak SBY.”
Dalam penjelasannya, AHY mengatakan bahwa pemilihan nama tersebut juga berkaitan dengan upaya memuliakan leluhur.
Ia mengungkapkan bahwa SBY memiliki garis keturunan yang tercatat sejak era Kerajaan Majapahit.
“Begini, kami tadi menyampaikan juga ingin terus memuliakan leluhur. Pak SBY ini kebetulan punya garis keturunan dan ini tercatat pertama dari Majapahit.”
Ia kemudian menyinggung nama anak pertamanya yang juga diambil dari tokoh bersejarah.
“Itulah mengapa putri kami Tunggadewi itu dari ratu ketiga Majapahit, Tribuana Tunggadewi, yang juga memiliki nama besar, legacy yang luar biasa di abad ke-14 ketika itu.”
Tak hanya dari Majapahit, AHY juga memaparkan garis keturunan lain dari keluarga SBY yang berasal dari Kerajaan Mataram Islam.
“Nah, sedangkan dari garis keturunan lainnya, Pak SBY ini juga mewarisi keturunan dari Kerajaan Mataram Islam, utamanya Hamengku Buwono III. Sedangkan almarhumah Ibu Ani dari garis Hamengku Buwono I," terangnya.
Ia pun mengaitkan nama Hanyokrokusumo dengan sosok raja besar yang dikenal dalam sejarah Nusantara.
“Dan salah satu raja yang paling sukses, termasuk yang sangat patriotis karena melawan penjajahan, adalah Sultan Agung dengan gelar Hanyokrokusumo.”
AHY melihat bahwa doa dan harapan SBY tersirat dalam nama yang diberikan kepada cucunya tersebut.
“Dan di sinilah saya melihat Pak SBY juga dalam doanya menginginkan bahwa cucu beliau, cucu keenam, Arjuna ini, juga bisa mewariskan nilai-nilai baik dari leluhur-leluhurnya, dari garis Sultan Agung dan juga Mataram Islam, Kerajaan Mataram Islam," cerita AHY.
Ia juga menjelaskan makna dari nama belakang Yudhoyono yang disematkan pada putranya.
“Dan tentu nama belakang Yudhoyono melekat. Yudho artinya perang atau perjuangan. Yono adalah perjalanan atau jalan yang harus ditempuh untuk mencapai kesuksesan dan juga keberhasilan dalam perjuangan dan peran dalam arti yang luas.”
Di akhir, AHY menyampaikan harapan dan doa untuk sang buah hati agar tumbuh menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat.
“Jadi harapannya Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono bisa tumbuh dengan baik. Kami mohon doa dari teman-teman sekalian dan masyarakat luas, semoga bisa tumbuh menjadi anak yang sehat, yang saleh, berakhlak mulia, dan juga pada saatnya bisa memberikan manfaat yang baik untuk masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.
Baca juga: Annisa Pohan Melahirkan Anak Kedua, Namanya Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
Sebelumnya, kabar kehamilan tersebut sempat beredar luas di media sosial.
Banyak doa dan komentar menyapa Annisa Pohan sebagai bumil di kolom komentar.
Annisa Pohan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat menunjukkan kebenaran dari kabar yang beredar.
Hal itu terungkap saat Annisa Pohan menemani AHY dalam acara Reuni Perak AKABRI 2000 yang digelar di Magelang pada 10 Januari 2026.
Unggahan Instagram @agusyudhoyono dan @annisayudhoyono menjadi sorotan dengan penampilan menantu SBY dengan baby bump-nya.
Annisa Pohan nampak menggunakan pakaian PDH berwarna biru senada dengan seragam para Akademi Militer termasuk AHY.
Setelan celana dan pakaian tersebut tak bisa menutupi kehamilan mantan GADIS Sampul tahun 1997 tersebut.
Tak sedikit yang memberi doa dan ucapan untuk kelancaran persalinan adik Aira.
Pasalnya kelahiran tersebut akan dijalani Annisa Pohan di usia 44 tahun.
Baca juga: Almira Cucu SBY Hadir di Wisuda Akmil Sambangi Rizky Bantayan, Sosok yang Diduga sang Kekasih
Dan selisih 17 tahun dengan persalinan sang kakak.
"Ikut seneng liyat istri pak mentri hamil lagi."
"MasyaAllah perut mba @annisayudhoyono udh kliatan gede, sehat selalu mas @agusyudhoyono sekeluarga."
"mba anisa hamil , mas @agusyudhoyono ? wah selamat yaa , sehat berkah salamet."
"Sehat2 ibuuu dan adikk bayi."
"Masya allah baby bumpnya udah kelihatan."
Annisa Larasati Pohan adalah seorang model Indonesia.
Perempuan kelahiran Boston, Amerika Serikat, 20 November 1981 ini pernah menjuarai ajang pemilihan Gadis Shampo 2001.
Sebelumnya, ia menjadi finalis GADIS Sampul 1997.
Dua gelar itu mengantar gadis pemilik tinggi tubuh 164 sentimeter itu ke panggung selebriti.
Ia langsung dikontrak sebagai model iklan.
Tak hanya sebagai model, Annisa merambah dunia broadcasting sebagai penyiar radio OZ, Bandung.
Ia juga pernah menjadi presenter acara Bundesliga di RCTI.
Selain itu ia juga dikenal sebagai sebagai putri kedua dari Deputi Gubernur BI, Aulia Pohan.
Kehidupan Pribadi
Annisa Larasati Pohan adalah anak kedua dari tiga bersaudara dan satu-satunya perempuan, dengan ayah Aulia Pohan berasal dari Sumatera Utara dan ibu Mulyaningsih dari Jawa Timur.
Ayahnya Aulia Pohan adalah mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Lahir di Boston, Amerika Serikat dan kemudian mengikuti sang ayah yang bertugas ke Tokyo, Jepang selama beberapa tahun.
Selanjutnya tinggal di Jakarta dari SD sampai lulus dari SMU 70 Bulungan.
Meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung.
Pada awal Juli 2005, ia menikah dengan Agus Harimurti Yudhoyono seorang perwira TNI AD yang juga putra pertama dari presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
Setelah menikah Annisa sempat vakum beberapa saat dari dunia model karena mengikuti suaminya yang mendapat tugas pendidikan menempuh pendidikan master di Nanyang Technological University pada tahun 2005 selama satu tahun.
Kemudian kembali ke Indonesia pada tahun 2006 dan dan kembali mengabdi menjadi istri prajurit dengan aktif di Organisasi Persit Kartika Chandra Kirana.
Pada tanggal 17 Agustus 2008, tepat di Hari Kemerdekaan ke-63, Annisa melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Almira Tunggadewi Yudhoyono melalui operasi caesar.
Annisa Pohan juga merupakan pendiri Yayasan Tunggadewi, yaitu yayasan yang peduli terhadap wanita dan anak-anak.
Yayasan Tunggadewi didirikan pada tahun 2009 (www.tunggadewifoundation.org) dan telah berhasil mengembangkan pusat-pusat belajar informal gratis untuk anak-anak dan Ibu mereka, di antaranya Rumah Pintar dan Jendela Dunia.
Pada tahun 2009 Annisa mengikuti suami ke USA ketika suaminya mengambil gelar Master of Public Administration di John F. Kennedy School of Government Harvard, Massachusetts, US dan Captain Career Course di Fort Benning, US.
Bulan Tahun 2011 Annisa dan keluarga kembali ke Indonesia.
Sekembali Annisa ke Indonesia, pada tahun yang sama di 2011, Annisa mendaftar dan diterima sebagai Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Indonesia (MMUI).
Annisa menyelesaikan pendidikan S2 selama 18 Bulan dan meraih gelar Magister Manajemen (MM) dengan Indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,98 sehingga mendapatkan predikat SUMMA CUM LAUDE.
Kini Annisa Pohan mendampingi AHY yang menjadi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Sedangkan Annisa Pohan resmi dilantik menjadi Ketua Yayasan Jantung Indonesia periode 2024-2029.
(Tribunnews.com, Rinanda/Siti N)