TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov mengungkap kepuasannya setelah menjadi juara FIFA Series 2026 berkat kemenangan atas Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 pada partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026).
Meski tampil dominan sepanjang laga, skuad Garuda gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang ada.
Sepanjang laga, Calvin Verdonk dkk sebenarnya tampil agresif dan terus menekan, termasuk menciptakan dua peluang yang membentur mistar gawang.
Sebaliknya, Bulgaria yang lebih banyak menunggu berhasil memaksimal peluang yang ada dan akhirnya menciptakan gol.
Gol semata wayang Bulgaria dicetak oleh Marin Petkov melalui titik penalti pada menit ke-35, setelah wasit meninjau insiden tekel Kevin Diks di kotak terlarang melalui VAR.
Gol itu berhasil dipertahankan Bulgaria yang akhirnya mengantarkan mereka menjadi juara FIFA Series 2026.
Baca juga: Timnas Indonesia Kalah 0-1 dari Bulgaria di FIFA Series, Verdonk Klaim Garuda Main Lebih Bagus
Usai pertandingan, pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov mengaku sangat puas dengan pencapaian timnya.
Ia menilai keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras serta sikap profesional para pemain selama turnamen berlangsung.
"Saya sangat senang hasil positif ini. Selalu bagus untuk menang," ujar Dimitrov kepada awak media seperti dikutip dari BolaSports.
Eks pemain Persija Jakarta tersebut juga memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya yang dinilai tampil penuh dedikasi selama berada di Indonesia.
"Para pemain sangat serius dan profesional dalam turnamen ini."
"Selama satu pekan di sini, mereka menunjukkan kecintaan terhadap negara dengan bermain maksimal di tim nasional," lanjutnya.
Dimitrov juga mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Bulgaria yang telah memberikan kesempatan kepada timnya untuk tampil di ajang ini.
Keberhasilan ini menjadi kemenangan kedua Bulgaria di FIFA Series 2026, setelah sebelumnya mereka mencatat kemenangan telak 10-2 atas Kepulauan Solomon.
Lebih jauh, Dimitrov menegaskan bahwa hasil positif ini menjadi modal penting bagi Bulgaria dalam menatap ajang UEFA Nations League pada September dan Oktober 2026.
Ia optimistis timnya bisa terus berkembang, terlebih dengan kehadiran sejumlah pemain muda.
"Kami membawa pemain muda di tim ini. Kami berhasil menyatu dan semakin membaik dari waktu ke waktu," katanya.
Baca juga: Baru 2 Pertandingan, John Herdman Pelan tapi Pasti Bentuk Wajah Timnas Indonesia
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyayangkan hasil akhir pertandingan.
Ia menilai timnya sebenarnya tampil lebih dominan, namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
"Performa malam ini kami bisa mengambil hal positif dari segi kolektivitas. Kami berkomitmen bermain secara fisik, tapi kurang memanfaatkan peluang," ujar Herdman.
Ia juga menilai Bulgaria mampu mengelola tempo permainan dengan baik sehingga menguntungkan mereka hingga akhir laga.
Meski kalah, Herdman menegaskan bahwa Timnas Indonesia masih dalam proses perkembangan, terutama dalam adaptasi sistem permainan baru yang membutuhkan waktu.
"Kami sangat ingin menang dan membuat sejarah. Tapi kita harus berpikir jernih dan melihat hal positif terlebih dahulu," tuturnya.
Keterbatasan waktu latihan menjadi salah satu kendala yang dihadapi skuad Garuda. Bahkan, persiapan tim disebut hanya dilakukan dalam dua sesi latihan singkat.
"Para pemain sudah berusaha maksimal, mereka fantastis, tapi memang butuh waktu. Crossing juga belum maksimal, itu akan kami perbaiki," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Tio)