WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bintang film Bang Tigor kembali meramaikan Industri perfilman Indonesia, lewat film berjudul 'The Hostage's Hero', karya sutradara Revo S Rurut.
Dalam film drama action ini, Bang Tigor berperan dengan nama aslinya, sebagai orang tua dari Intan, yang dibintangi oleh Model Ritassya Wellgreat.
Alasan Bang Tigor mau terlibat dalam film yang akan tayang di bioskop Indonesia pada 2 April 2026 ini, karena merasa masyarakat harus tahu tentang perjuangan TNI AL di lautan.
Sebab, film 'The Hostage's Hero' mengangkat cerita nyata tentang misi TNI AL menyelamatkan Sandra di Selat Malaka, saat sebuah kapal dibajak oleh perompak di tahun 2004.
"Buat aku perjuangan TNI AL ini harus diketahui. Gak gampang jadi mereka menjaga pertahanan Indonesia di lautan," kata Bang Tigor ketika ditemui di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026).
Baca juga: Bang Tigor Sudah Lama Menghilang dari Layar Kaca hingga Layar Lebar, Ini yang Dilakukan Sekarang
Disisi lain, Tigor kembali menjadi suami dari Asri Welas, lawan mainnya di sitkom Suami Suami Takut Istri yang membesarkan namanya di panggung hiburan.
Tidak sulit untuk Tigor membangun chemistry dengan Asri Welas, karena mereka sudah kenal sejak lama.
"Kalau sama Asri mah tinggal main aja udah, ikutin cerita aja gak perlu susah-susah," ucap pria berusia 57 tahun itu.
Pria bernama asli Sumaisy Djaitov Yanda ini hanya kesulitan belajar logat atau dialek Madura, Surabaya, Jawa Timur karena ia sudah kental dengan gaya bicara Batak atau Sumatera.
"Saya kan Batak, di sini harus jadi orang Madura. Belajar dialek Madura itu susah banget, sering belibet. Saya sampai belajar langsung sama orang sana. Dialeknya unik, kayak 'ser-bajha, ser-bajha' gitu," jelasnya.
Baca juga: Ini yang Dilakukan Bang Tigor Supaya Segera Punya Anak Setelah 5 Tahun Menikahi Aisyah Saidah
Karena sangat kesulitan, Bang Tigor sampai membuat sutradara pusing. Karena ia sering keceplosan menggunakan logat Batak.
"Sering banget Madura lari ke Batak. Sampai sutradaranya bingung, 'Wah ini ngomong Madura apa Batak?'. Saya harus konsentrasi penuh dulu, baru bisa take," ujar Bang Tigor.
Film garapan sutradara Revo S Rurut itu mengangkat kisah nyata perjuangan TNI AL, dalam melawan perompak di Selat Malaka tahun 2004.
Operasi penyelamatan Sandra dari perompak di Selat Malaka dipimpin langsung oleh Laksamana Madya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman, yang kala itu berangkat Letkol.
Film tersebut dibintangi oleh Donny Alamsyah, Bang Tigor, Asri Welas, Ritassya Wellgreat, dan masih banyak lagi. (Ari).