Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 131-132, Mengenal Unsur Drama Sekadar Imajinasi
Abd Rahman March 31, 2026 11:01 AM


TRIBUN-SULBAR.COM- Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 SMA/SMK Kurikulum Merdeka halaman 131–132. Materi ini terdapat pada Bab 5 tentang mengenal keberagaman Indonesia melalui pertunjukan drama.

Soal dalam buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas 11 tersebut meminta siswa menyaksikan pertunjukan drama berjudul “Sekadar Imajinasi” yang dipentaskan oleh Teater Koma, kemudian menjawab sejumlah pertanyaan terkait unsur drama.

Kunci jawaban ini dapat digunakan oleh orang tua atau wali sebagai referensi untuk mengoreksi hasil belajar siswa di rumah.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 143–144 Kurikulum Merdeka Lengkap

Baca juga: Pemkab Pasangkayu Gelar Musrenbang 2027 di Pinggir Pantai Koa-koa, Dibuka dengan Tarian Suku Bunggu

 Namun, siswa dianjurkan terlebih dahulu mengerjakan soal secara mandiri sebelum melihat pembahasan.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 131-132

Kegiatan 1:
Saksikan pertunjukan drama berjudul “Sekadar Imajinasi” oleh Teater Koma, kemudian jawab pertanyaan berikut.

1. Terdapat berapa latar tempat dalam pementasan drama tersebut? Jelaskan disertai bukti.

Jawaban:
Terdapat dua latar tempat dalam pementasan drama tersebut.

Latar pertama berada di ruang pengadilan. Hal ini terlihat dari adanya tokoh hakim, terdakwa, serta suasana persidangan.

Latar kedua berada di rumah terdakwa, tepatnya di ruang tamu ketika istri terdakwa menerima kedatangan sahabat suaminya.

MBG BASI - Sejumlah siswa di SMAN 1 Pasangkayu mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan yang dinilai cepat basi sebelum waktu berbuka puasa.
MBG BASI - Sejumlah siswa di SMAN 1 Pasangkayu mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan yang dinilai cepat basi sebelum waktu berbuka puasa. (Tribun-Sulbar.com/Taufan)

2. Terdapat berapa babak dalam pertunjukan drama tersebut? Jelaskan dan berikan buktinya.

Jawaban:
Pertunjukan drama “Sekadar Imajinasi” terdiri dari dua babak.

Babak pertama berlangsung di ruang sidang pengadilan.
Babak kedua berlangsung di rumah terdakwa.

3. Identifikasilah bagian prolog, dialog, dan epilog dalam pertunjukan drama tersebut.

Jawaban:

Prolog: Diawali dengan suara “sekadar imajinasi” ketika terdakwa memasuki ruangan.
Dialog: Terjadi ketika terdakwa menjalani persidangan dan mendapat tuduhan dari hakim terkait kematian dua saksi.

Epilog: Bagian penutup saat kembali terdengar suara “sekadar imajinasi”, dan terdakwa bersama istrinya berada di ruang tamu rumah mereka.

4. Siapakah tokoh utama dan tokoh pendukung dalam drama tersebut?

Jawaban:
Tokoh utama adalah terdakwa karena menjadi pusat cerita dan konflik.

Tokoh pendukung meliputi hakim, saksi, istri terdakwa, dan sahabat terdakwa. Mereka berperan membantu mengembangkan alur cerita serta konflik yang terjadi.

5. Identifikasilah tokoh yang berwatak baik, jahat, dan campuran.

Jawaban:

Watak baik: Terdakwa dan istrinya, karena masih memiliki rasa bersalah atas tindakan yang dilakukan.
Watak jahat: Sahabat terdakwa yang menyarankan agar kematian orang lain dianggap sebagai “sekadar imajinasi”.
Watak campuran: Hakim dan saksi, karena perannya tidak digambarkan secara jelas apakah sepenuhnya baik atau jahat.

6. Apakah terdakwa mengakui tuduhan hakim dalam sidang?

Jawaban:
Terdakwa tidak mengakui tuduhan bahwa dirinya membunuh saksi. Dalam dialognya ia menyatakan bahwa tokoh-tokoh tersebut hanyalah karakter dalam novel yang ia tulis.

7. Apa sebenarnya yang dilakukan terdakwa sehingga dijatuhi hukuman tiga bulan penjara?

Jawaban:
Terdakwa melakukan tindak korupsi bersama teman-temannya dengan total nilai sekitar Rp1 triliun dan ia mendapatkan bagian Rp100 miliar.

Menurut sahabatnya, hukuman tiga bulan penjara tersebut tergolong sangat ringan.

8. Apakah hukuman tiga bulan tersebut setimpal bagi pelaku korupsi Rp100 miliar?

Jawaban:
Hukuman tersebut dinilai tidak setimpal. Pelaku korupsi seharusnya mendapat hukuman lebih berat agar memberikan efek jera dan mencegah terjadinya tindak pidana serupa.

9. Mengapa drama tersebut diberi judul “Sekadar Imajinasi”?

Jawaban:
Judul tersebut menggambarkan upaya terdakwa untuk menganggap semua peristiwa buruk akibat korupsi hanya sebagai imajinasi agar terhindar dari tekanan batin dan rasa bersalah.

10. Tuliskan amanat yang dapat diambil dari pertunjukan drama tersebut.

Jawaban:
Amanat dari drama ini adalah manusia sebaiknya tidak melakukan perbuatan jahat, karena hati nurani akan terus mengingatkan dan menimbulkan rasa bersalah.

Hal ini terlihat dari tokoh terdakwa yang terus dihantui perasaan bersalah akibat perbuatannya.

Disclaimer:
Kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai referensi bagi orang tua atau wali dalam membimbing proses belajar siswa. Sebaiknya siswa terlebih dahulu mengerjakan soal secara mandiri sebelum melihat pembahasan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.