Jejak Panjang Perbaikan Jalan Seko Lutra Sulsel, Pemerintahan Prabowo Beri Rp48 M
Ari Maryadi March 31, 2026 11:22 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUTRA -- Perjuangan panjang Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mencari bantuan perbaikan jalan menuju Seko.

Sejak tahun 2017, penduduk Seko mencapai sebanyak 15.235 jiwa. 

Tahun 2026, perbaikan Jalan Seko dapat anggaran dari Kementerian PU dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kementerian PU menganggarkan Rp48 miliar.

Sementara Pemprov Sulsel menganggarkan Rp20 miliar.

Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim sebelumnya terbang ke Jakarta menemui Wakil Ketua Komisi V Andi Iwan Darmawan Aras pada 6 Februari 2026 lalu.

Hasilnya Jalan Seko dapat Rp48 miliar anggaran dari Kementerian PU.

"Tahun ini Seko dapat anggaran Rp48 M dari pusat melalui inpres jalan daerah. Terima kasih perjuangan Bapak Andi Iwan Darmawan Aras," kata Andi Abdullah Rahim saat dihubungi Tribun Senin (30/3/2026).

Abdullah mengatakan, jalan ke seko ada kewenangan pusat, ada juga provinsi.

Pemprov Sulsel menganggarkan Rp20 miliar tahun ini.

"Karena jalur sampai saat ini sampai ke palandoan. masih ada puluhan kilometer lagi butuh aspal agar bisa tuntas," kata Abdullah.

Abdullah mengungkapkan warga Seko ini selama ini kesulitan karena masih ada puluhan kilometer butuh aspal.

"Sudah terlalu lama warga Seko menderita, sehingga butuh perhatian pusat dan provinsi," katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras berharap Kementerian PU bisa menuntaskan pengerjaan jalan tahun ini.

Ia berharap anggaran Rp48 miliar itu bisa berdampak bagi warga Lutra Sulsel.

"Sebagai anggota DPR dari Dapil Sulsel, kita akan terus mengawal anggaran di pusat melalui APBN. Ini salah satu komitmen Bapak Presiden Prabowo terus menggenjot pembangunan infrastruktur hingga ke daerah," kata Andi Iwan.

Seko dan Rampi merupakan dua kecamatan terpencil di Bumi Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara.

Seko berjarak 126 kilometer dari Sabbang (Jl Trans Sulawesi) dan Rampi berjarak 82 kilometer dari ibu kota Luwu Utara, Masamba.

Selama ini perjalanan darat menuju dua kecamatan itu memakan waktu dua hari menggunakan motor atau mobil yang sudah dimodifikasi.

Opsi lain menggunakan pesawat fokker dari Bandara Andi Djemma Masamba, hanya saja opsi ini terbatas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.