BREAKING NEWS: Pria di Pesanggaran Banyuwangi Bunuh Ibu Kandung
Haorrahman March 31, 2026 02:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Seorang pria berinisial AS (31), warga Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, membunuh ibu kandungnya sendiri dan melukai seorang rekan kerja, Selasa dini hari (31/3/2026). Polisi menduga pelaku mengalami depresi yang berkepanjangan sejak bercerai dengan istrinya sekitar tiga tahun lalu.

Kapolsek Pesanggaran, Kompol Maskur, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di rumah keluarga pelaku. Kasus ini pertama kali diketahui setelah seorang tetangga mendengar keributan dari rumah korban.

"Kasus tersebut pertama kali dilaporkan oleh tetangga rumah tempat kejadian," kata Maskur.

Baca juga: Tradisi Puter Kayun, Napak Tilas Leluhur Boyolangu Banyuwangi

Menurut keterangan polisi, tetangga tersebut awalnya mendengar suara gaduh disertai teriakan minta tolong. Ia kemudian keluar rumah untuk mencari sumber suara tersebut.

Saat mendekati rumah korban, saksi melihat dua orang tergeletak di depan rumah dalam kondisi bersimbah darah.

"Saat tetangga korban keluar rumah untuk mengecek, ia melihat di depan rumah korban dua orang tergeletak bersimbah darah," ujar Kapolsek.

Kedua korban tersebut adalah ibu kandung pelaku berinisial S (65), dan seorang rekan kerja berinisial D (45).

Baca juga: Mudik ke Banyuwangi, Nini Carlina Luncurkan Lagu Religi

Di saat yang sama, saksi juga mendengar teriakan dari dalam rumah. Tidak lama kemudian, pelaku keluar rumah sambil membawa dua senjata tajam berupa parang dan pisau.

Merasa terancam, saksi langsung menjauh dan meminta bantuan warga sekitar. Ia juga meminta bantuan anggota yang berjaga di pos Marinir Lampon, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Karena merasa terancam, tetangga korban memutuskan lari menjauh untuk meminta bantuan kepada tetangga yang lain. Termasuk juga meminta bantuan dari anggota piket jaga pos Marinir Lampon," kata Maskur.

Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Polda Jatim dan Pemkab Banyuwangi Pantau Pelabuhan Ketapang

Setelah warga dan aparat datang ke lokasi, pelaku berhasil diamankan. Sementara kedua korban dievakuasi dari halaman rumah.

Ibu pelaku, S, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban D mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RS Pesanggaran sebelum akhirnya dirujuk ke RS Al Huda Genteng untuk penanganan lebih lanjut.

Korban D diketahui mengalami luka serius pada tangan, bahkan salah satu jarinya putus akibat sabetan senjata tajam.

Polisi yang melakukan pendalaman sementara menduga pelaku mengalami depresi sejak perceraian dengan istrinya beberapa tahun lalu.

"Menurut keterangan saksi, akhir ini terduga pelaku sering marah-marah," ungkap Maskur.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.