Pencarian Warga Bogor yang Hanyut di Sungai Cilamanjang Tasikmalaya Diperpanjang hingga Sukaraja
Ravianto March 31, 2026 03:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Hari ketiga, SAR gabungan memperluas area pencarian korban hanyut di Sungai Cilamanjang Kawalu hingga perbatasan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (31/3/2026).

Untuk pencarian dilakukan ke beberapa titik awal kejadian sampai perbatasan sungai Ciwulan tepatnya di wilayah Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. 

Untuk identitas korban bernama Eko Suhari (25) warga asal Bogor, yang saat kejadian tengah memperbaiki pipa hingga terpeleset dan jatuh ke sungai Cilamanjang pada Minggu (29/3/2026).

"Untuk pencarian di hari ketiga mungkin dibagi menjadi dua sru, pertama dari Asta menggunakan dua perahu ke arah cokmus tepatnya di wilayah Kelurahan Leuwiliang Kawalu hingga ke perbatasan Sukaraja," kata Komandan Tim SAR Bandung wilayah Tasikmalaya Dedi Haryanto dikonfirmasi Tribun Jabar.

Baca juga: Terungkap, Identitas Pria yang Tenggelam di Sungai Cilamanjang Tasikmalaya, Ternyata Warga Bogor

Pencarian ini lebih difokuskan ke beberapa titik. Karena, sejak kejadian sampai siang ini belum membuahkan hasil.

"Di titik lokasi kejadian diperkirakan sudah nihil, makanya kita ke sungai ciwulan sampai batas Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya," kata Dedi.

Dedi menuturkan, alasan menyisir di titik Ciwulan hingga ke batas Sukaraja, karena di titik awal kejadian tidak ada tanda-tanda keberadaan korban.

HANYUT - Warga tengah berkerumun di jembatan sungai Cilamanjang Kawalu untuk melihat proses pencarian seorang warga yang diduga hanyut saat memperbaiki pipa, Minggu (29/3/2026).
HANYUT - Warga tengah berkerumun di jembatan sungai Cilamanjang Kawalu untuk melihat proses pencarian seorang warga yang diduga hanyut saat memperbaiki pipa, Minggu (29/3/2026). (Tribun Jabar/Jaenal Abidin)

"Banyak kemungkinan, bisa jadi korban sudah lewat dari titik awal. Bahkan arus sungai masih deras," katanya.

Saat ini tim gabungan istirahat dulu dan akan dilanjutkan sesudah Dzuhur sekaligus melihat kondisi cuaca.

"Kami istirahat dari jam 12 sampai jam 1, kalau waktu masih panjang lanjut pencarian sekaligus melihat cuaca kalau bagus kita lanjutkan," jelas Dedi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.