Warga Tembak Anjing Liar Serang Bocah 5 Tahun di Wonomulyo Polman Sampel Diambil Cek Rabies
Ilham Mulyawan March 31, 2026 04:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Warga menembak mati satu ekor anjing liar yang menyerang bocah bernama Wira (5) di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (31/3/2026).

Anjing liar ditembak mati ini berlangsung di area persawahan Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.

Baca juga: Puskesmas Karama Mamuju Tak Bisa Cek Sampel Daging Penyebab 7 Warga Keracunan, Dibuang ke Sungai

Baca juga: Dorong Kepatuhan Pajak KP2KP Pasangkayu Dampingi Karyawan PT Letawa Lapor SPT Tahunan

Tidak jauh dari lokasi korban bocah Wira diserang anjing liar di pekarangan BTN Jl Gatot Subroto, Kelurahan Sidodadi.

Aksi perburuan anjing liar ini melibatkan aparat desa, Babinsa, dan sejumlah warga membawa senapan angin.

Satu ekor anjing liar mati lalu sampel kepala dan kakinya diambil petugas kesehatan hewan untuk uji rabies atau tidak.

Warga setempat, Sudarman mengatakan anjing liar ditembak mati ini, sempat memberikan perlawanan.

AMBIL SAMPEL - Pertugas UPTD Kesehatan Hewan mengambil sampel anjing yang ditembak mati warga di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (31/3/2026).
Anjing liar ditembak mati ini berlangsung di area persawahan Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.
AMBIL SAMPEL - Pertugas UPTD Kesehatan Hewan mengambil sampel anjing yang ditembak mati warga di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (31/3/2026). Anjing liar ditembak mati ini berlangsung di area persawahan Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo. (Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli)

"Tadi itu ada tiga ekor anjing liar kita lihat di area persawahan, ada dua ekor berhasil kabur," kata Sudarman kepada wartawan.

Dia menyebut, tiga ekor anjing liar ini kembali muncul di area persawahan dekat pemukiman.

Warga melihat anjing liar ini lalu mengambil senapan angin untuk melumpuhkan dengan cara ditembak.

Sudarman menyebut dua ekor anjing berhasil kabur, sementara satu ekor dapat dilumpuhkan.

"Yang satu ekor itu lari ke terminal, ada juga lari ke area persawahan, warga disini siap siaga memburu ketika muncul lagi," ungkapnya.

UPTD Kesehatan Hewan langsung mendatangi lokasi anjing liar untuk mengambil sampel uji dugaan rabies.

Sampel Dibawa ke Maros

Kasubag TU, UPTD Kesehatan Hewan Polman, Hasan Basri menyebut bagian kepala anjing liar ini diambil untuk uji sampel.

"Kita ambil sampelnya untuk pemeriksaan apakan ini infeksi rabies atau tidak," kata Hasan Basri kepada wartawan.

Disebutkan sampel anjing liar ini dikirim ke Balai Besar Veteriner Maros (BBVM) untuk uji laboratorium guna mengetahui anjing ini terinfeksi rabies atau tidak.

Hasan menambahkan korban Wira kini telah dipulangkan ke rumah usai kondisinya membaik setelah sempat dirawat di Puskesmas Wonomulyo.

Disebutkan korban serangan anjing liar ini sudah mencapai empat orang yang semuanya masih anak-anak.

Kini korban mendapat perawatan medis di Puskesmas Wonomulyo lantaran sejumlah luka di tubuhnya, Selasa (31/3/2026).

Peristiwa serangan anjing liar ini berlangsung di pekarangan BTN Jl. Gatot Subroto Lingkungan Satu, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.

Saat itu korban sedang bermain bersama temannya, tiba-tiba dua ekor anjing mendekati.

Korban panik ketakutan lalu sempat berlari, namun terjatuh, anjing itu menyerang korban hingga luka-luka.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.